KALTIMPOST.ID-Cabang Olahraga basket Kutai Timur (Kutim) perlahan menunjukkan progres yang luar biasa.
Terutama di sektor putra yang memiliki potensi merepotkan tim basket daerah lainnya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII/ Kaltim 2026 di Paser.
Progres apik itu mereka tunjukkan saat tampil di Babak Kualifikasi (BK) Porprov di Samarinda beberapa waktu lalu.
Mengandalkan 100 persen putra daerah, Kutim tampil merepotkan. Meski gagal membawa pulang medali, namun basket Kutim sudah jauh berkembang dari tahun sebelumnya.
Andy Riswan sebagai pelatih tim basket putra Kutim mengaku senang dengan progres yang ditunjuk anak asuhnya. Meski gagal masuk zona medali, Riswan tetap puas.
“Sayangnya kita tidak pulang dengan medali. Tapi saya juga bangga karena pemain menunjukkan progres yang luar biasa,” terang Riswan.
Riswan mengatakan, tantangan terbesar membina basket di Kutim adalah minimnya klub di daerah tersebut. Walhasil, pemain jarang bisa merasakan sparring partner untuk menambah jam terbang.
“Kadang dengan terpaksa kita sparring-kan lawan senior. Karena tidak ada pilihan lagi, berbeda dengan Samarinda dan Balikpapan banyak pilihan,” ucap dia.
Meski demikian, Riswan bertekad untuk terus membina basket di Kutim. Terkait target di Porprov tahun depan, Riswan berupaya untuk memperbaiki penampilan dari BK Porprov. “Minimal bisa bersaing di zona medali, kita akan persiapkan,” tukas Riswan. (rd)
DONI ADITYA HARYONO
Editor : Romdani.