Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transformasi Peran Guru

R
Penulis: Redaksi KP❯
Salamia
Salamia

Advertisement

Oleh:

Salamia

Guru Matematika MTsN 1 Balikpapan

Advertisement

IRo-Society Balikpapan

 

Setiap kali lahir teknologi baru, selalu muncul prediksi bahwa peran guru akan segera tergantikan.

Advertisement

---

DULU, radio dan televisi diyakini mampu mengambil alih fungsi ruang kelas. Ketika internet berkembang, anggapan serupa kembali menguat. Kini, di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), kekhawatiran itu kembali mencuat. Beragam aplikasi mampu menjawab pertanyaan, menyusun ringkasan, bahkan menjelaskan konsep pelajaran dalam hitungan detik. Di tengah perubahan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: masihkah guru memiliki peran yang menentukan?

Jawabannya adalah ya. Yang berubah bukan pentingnya guru, melainkan bentuk kontribusinya. Ketika informasi tersedia di mana-mana, guru tidak lagi bertumpu pada siapa yang paling banyak mengetahui, tetapi pada siapa yang mampu membimbing murid memahami, menguji, menilai, dan memanfaatkan pengetahuan secara bijaksana. Di sinilah transformasi peran guru menemukan relevansinya.

Dari Penyampai Informasi Menjadi Pembimbing Pembelajaran

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cegah Kenakalan Remaja di Balikpapan, Polisi Masuk Sekolah Ingatkan Medsos hingga Bullying

Cegah Kenakalan Remaja di Balikpapan, Polisi Masuk Sekolah Ingatkan Medsos hingga Bullying

Polsek Balikpapan Utara menyambangi MTsN 1 Balikpapan beri edukasi cegah kenakalan remaja, bahaya perundungan, hingga bijak bermedia sosial.

Mengajar dengan Data, Bukan Dugaan: Menjadikan Asesmen Formatif sebagai Dasar Perbaikan Pembelajaran

Mengajar dengan Data, Bukan Dugaan: Menjadikan Asesmen Formatif sebagai Dasar Perbaikan Pembelajaran

Selama ini, penilaian di sekolah masih sering didominasi fungsi administratif dan sumatif.

Membangun Generasi Literat, Numerat, dan Cakap Bermatematika

Membangun Generasi Literat, Numerat, dan Cakap Bermatematika

Literasi bukan sekadar kemampuan membaca. Literasi adalah kemampuan memahami, mengevaluasi, serta menggunakan informasi secara kritis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer