Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diskominfo PPU Siapkan EPSS 2026, Targetkan Nilai Statistik Naik

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

Fitriani menyampaikan paparan terkait persiapan penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026 dalam rapat koordinasi di lingkungan Pemkab Penajam Paser Utara.
Fitriani menyampaikan paparan terkait persiapan penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026 dalam rapat koordinasi di lingkungan Pemkab Penajam Paser Utara.


Advertisement

KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai mematangkan persiapan penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026.

Langkah tersebut dilakukan dengan menyiapkan kelengkapan bukti dukung dari lima perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian EPSS tahun ini.

Kepala Bidang Sumber Daya Teknologi Informasi Komunikasi dan Statistik Diskominfo PPU, Fitriani, mengatakan persiapan tersebut menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas data statistik sektoral di lingkungan Pemkab PPU.

“Agenda ini adalah persiapan kelengkapan bukti dukung dari lima perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian EPSS tahun 2026,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, pembahasan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar pada Senin (2/2/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) PPU serta perangkat daerah terkait.

Advertisement

Menurut Fitriani, persiapan penilaian EPSS juga menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

“Persiapan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas data statistik sektoral sekaligus mendukung implementasi Satu Data Indonesia,” katanya.

Adapun lima perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian EPSS 2026 meliputi Sekretariat Daerah Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.

Fitriani menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah guna meningkatkan capaian Indeks Pembangunan Statistik Kabupaten PPU.

Ia menyebutkan, capaian IPS pada tahun sebelumnya berada dalam kategori baik, dengan nilai sekitar 2,7.

“Kami berharap pada penilaian berikutnya nilai IPS bisa meningkat hingga mendekati angka 3,” ungkapnya.

Menurutnya, penilaian EPSS tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan statistik sektoral, tetapi juga menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi di daerah.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif dan konsisten dalam mendukung proses penilaian EPSS 2026.

Pengumpulan bukti dukung penilaian EPSS Pemerintah Kabupaten PPU ditargetkan rampung pada awal Maret 2026.

“Seluruh dokumen diharapkan memenuhi indikator penilaian IPS, mulai dari prinsip Satu Data Indonesia, kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, hingga keterpaduan dengan statistik nasional,” imbuhnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tangani Berbagai Keluhan Teknis, Diskominfo Buka Layanan Aduan Digital Terpadu Satu Pintu 

Tangani Berbagai Keluhan Teknis, Diskominfo Buka Layanan Aduan Digital Terpadu Satu Pintu 

Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membuka akses pengaduan terpadu satu pintu bagi warga yang mengalami kendala layanan digital

Dorong Smart City PPU, Diskominfo Sebar Wifi Gratis di 11 Titik hingga Pantauan CCTV Real-Time

Dorong Smart City PPU, Diskominfo Sebar Wifi Gratis di 11 Titik hingga Pantauan CCTV Real-Time

Diskominfo PPU geber Gerbang Nusantara menuju Smart City. Sediakan wifi gratis, pantauan CCTV online & atasi blank spot.

Perkuat Jaringan Digital, Diskominfo PPU Petakan 144 Titik Menara BTS

Perkuat Jaringan Digital, Diskominfo PPU Petakan 144 Titik Menara BTS

Diskominfo PPU petakan 144 menara BTS untuk atasi blank spot di empat kecamatan guna optimalkan transformasi digital. Simak lokasinya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer