Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab PPU Operasi Pasar di IKN Jelang Natal

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

Pemkab PPU akan mendampingi OIKN untuk menggelar operasi pasar.
Pemkab PPU akan mendampingi OIKN untuk menggelar operasi pasar.


Advertisement

PENAJAM—Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag), menyiapkan operasi pasar Gerakan Pasar Murah (GPM) yang dipusatkan di Kecamatan Sepaku, wilayah yang berada dalam Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag PPU, Marlina, mengatakan pihaknya baru saja menggelar rapat virtual (Zoom) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Daring dengan OIKN terkait kesiapan menjelang HBKN. Mereka meminta difasilitasi untuk melaksanakan kegiatan di sana. Dari hasil Zoom tadi, kita sepakat melakukan operasi pasar GPM dan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Kami juga usahakan ada operasi penyaluran gas elpiji 3 kilogram,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Marlina menjelaskan fokus pelaksanaan diarahkan ke wilayah IKN mengingat banyak warga yang beragama Nasrani dan akan merayakan Natal. Kegiatan direncanakan berlangsung pada 12 Desember, menunggu proses kelengkapan dokumen dan surat-menyurat dari OIKN.

“Insyaallah persiapan sudah kita lakukan, tinggal realisasinya. Khusus Sepaku, semua kelurahan dan desa kita undang. Ada juga rencana kegiatan di Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), karena ini merupakan program IKN. Kami hanya diminta memfasilitasi dan mendampingi mereka,” tambahnya.

Advertisement

Meski begitu, Marlina menyebutkan bahwa Dinas KUKM Perindag PPU sebelumnya sudah menjalankan operasi pasar di sembilan titik, mulai dari Kecamatan Penajam, Sepaku, Waru hingga Babulu. Permintaan tambahan dari OIKN membuat kegiatan kembali digelar secara khusus di kawasan IKN.

Terkait komoditas, operasi pasar akan menghadirkan kebutuhan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat. “Biasanya bawang merah, bawang putih, gula, minyak, tepung, dan telur. Kita undang distributor dari Perusda Samarinda, distributor lokal, asosiasi pedagang pasar hingga toko-toko modern,” jelas Marlina.

Melalui kegiatan GPM ini, lanjut Marlina, diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Marlina menyebut, untuk jumlah pasokan operasi pasar kali ini dipastikan lebih besar dibanding kegiatan rutin. “Mungkin dua kali lipat karena kita fokuskan untuk seluruh Sepaku. Semua desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku akan dilayani,” tegasnya. (*/riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Antisipasi Inflasi dan Penurunan Daya Beli, Pemkot Samarinda Gencarkan Operasi Pasar

Antisipasi Inflasi dan Penurunan Daya Beli, Pemkot Samarinda Gencarkan Operasi Pasar

Pemkot Samarinda gencarkan operasi pasar untuk stabilkan harga bahan pokok dan tekan inflasi akibat penurunan daya beli masyarakat.

Bulog Siapkan Beras SPHP Premium, Langkah Baru untuk Redam Harga Beras yang Terus Naik

Bulog Siapkan Beras SPHP Premium, Langkah Baru untuk Redam Harga Beras yang Terus Naik

Beras SPHP Premium disiapkan Bulog untuk menekan harga beras premium. Simak alasan, rencana harga, dan jadwal peluncurannya.

Hadapi Risiko Inflasi, TPID Perkuat Pasokan, Distribusi, dan Operasi Pasar

Hadapi Risiko Inflasi, TPID Perkuat Pasokan, Distribusi, dan Operasi Pasar

Kepala BI Kaltim Jajang Hermawan bersama TPID perkuat 4 aspek pengendalian inflasi melalui kerangka GNPIP, aplikasi EWS, dan subsidi logisti

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer