Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akademisi Ungkap 182 Hasil Riset Terkait Kesehatan yang Dipresentasikan di MICTOPH 2025, Samarinda

N
Penulis: Nasya Rahaya❯
UNGKAP FAKTA: Para peserta dan pemateri dari Indonesia, Malaysia dan Australia mengikuti sesi pemaparan riset pada 4th MICTOPH 2025. Tahun ini, 182 penelitian dipresentasikan dalam forum ilmiah ini.
UNGKAP FAKTA: Para peserta dan pemateri dari Indonesia, Malaysia dan Australia mengikuti sesi pemaparan riset pada 4th MICTOPH 2025. Tahun ini, 182 penelitian dipresentasikan dalam forum ilmiah ini.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Antusiasme tinggi mewarnai penyelenggaraan 4th Mulawarman International Conference on Tropical Public Health (MICTOPH) yang digelar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, Kamis (21/11). Sebanyak 512 peserta hadir dari berbagai negara, institusi, dan sektor industri, secara daring.


Advertisement

Tahun ini, MICTOPH mencatat pengiriman 182 abstrak penelitian yang kemudian dipresentasikan melalui sesi oral dan poster. Topiknya beragam, mencakup epidemiologi NCD, promosi kesehatan, risiko lingkungan, kesehatan kerja, digital health, hingga intervensi masyarakat.

“Forum ini jadi wadah penting bagi peneliti muda dan senior untuk memantik kolaborasi,” kata Dekan FKM Unmul, Prof Iwan M. Ramdan.

Enam pembicara kunci dari Malaysia, Australia, dan Indonesia turut hadir. Mereka memaparkan isu strategis penguatan sistem kesehatan tropis, termasuk tantangan implementasi kebijakan dan integrasi pendekatan interdisipliner.

Advertisement

MICTOPH juga mendapat dukungan sponsor dari berbagai perusahaan seperti PT Baramulti Sukses Sarana, PT Lana Harita Indonesia, PT Pertamina EP Zona 9, PT Daya Hidup Semesta, dan Fit Hub Hasan Basri. Kolaborasi lintas industri itu menunjukkan besarnya peran sektor nonpemerintah dalam mendukung riset kesehatan masyarakat.

Rektor Unmul, Prof Abdunnur, mengapresiasi keberlanjutan MICTOPH yang kini berkembang menjadi forum ilmiah bereputasi regional. Ia berharap kolaborasi akademisi lintas negara semakin kuat, terutama untuk pengembangan riset kesehatan tropis dan kebijakan berbasis bukti.

FKM Unmul menargetkan konferensi ini menjadi platform internasional yang konsisten mendorong publikasi ilmiah, inovasi riset, dan jejaring akademik global. “Tujuan akhirnya adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik di Indonesia maupun kawasan tropis lainnya,” kata Prof Iwan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DKI Jakarta Masuk Tuan Rumah PON, Pengamat Sebut Bakal Hilangkan Multi Efek Ekonomi Daerah

DKI Jakarta Masuk Tuan Rumah PON, Pengamat Sebut Bakal Hilangkan Multi Efek Ekonomi Daerah

Saipul Bachtiar menilai wacana penambahan DKI Jakarta sebagai tuan rumah PON akan menghilangkan efek ekonomi daerah.

Perkuat Layanan Publik, Pemkab Kubar Kaji Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran

Perkuat Layanan Publik, Pemkab Kubar Kaji Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran

Pemkab Kubar mengambil langkah progresif untuk memperkuat sistem pelayanan masyarakat.

Kaltim Berada di Persimpangan, Pemuda Menagih Kebijakan

Kaltim Berada di Persimpangan, Pemuda Menagih Kebijakan

Refleksi Sumpah Pemuda oleh Dewi Risnawati (Peneliti Unmul). Ulas tumpang tindih tambang, 56 korban lubang maut, & desak keadilan ekologis K

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer