Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Kaltim Terapkan Evidence-Based Policy, BRIDA: Semua Kebijakan Harus Berbasis Riset

B
Penulis: Bayu Rolles❯

Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah. (Ist)
Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah. (Ist)


Advertisement

KALTIMPOST.ID, Tiap kebijakan yang diambil pemprov, disebut Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim, Fitriansyah, pasti bertumpu pada riset dan bukti ilmiah. Bukan sekadar asumsi.

Hal itu dijalankan sesuai arahan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kementerian Dalam Negeri. “Selalu pakai pendekatan evidence-based policy, merujuk data, bukti dan landasan ilmiah yang jelas,” ungkapnya.

Karena itu, periset serta analis kebijakan memegang peran penting dalam menyusun masukan strategis ke para pengambil keputusan di pemerintah. Untuk memperkuat ekosistem riset daerah, BRIDA menggandeng banyak mitra, terutama perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kaltim. “Hampir semua kampus di Kaltim sudah bekerja sama dengan kami,” ujarnya.

Kolaborasi ini tak hanya menopang keperluan riset BRIDA, tapi juga jadi ruang bagi kampus meningkatkan akreditasi fakultas atau program studinya. BRIDA sendiri, aku dia, baru punya 15 peneliti.

Jika kebutuhan riset menuntut spesialisasi tertentu yang tak ada di Kaltim, barulah BRIDA menggandeng BRIN atau kampus-kampus besar di luar daerah. “Misal perlu kepakaran tentang nuklir. Di Kaltim belum ada, baru kerja sama dengan BRIN atau universtias yang punya kepakaran itu,” tukasnya.

Advertisement

Sejak tahun lalu, BRID juga mulai membuka kemitraan dengan periset dari perusahaan-perusahaan untuk memperluas jejaring, sekaligus memperkuat ekosistem riset dan inovasi di daerah. (*/riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemanfaatan AI di Madrasah, Hetifah Tegaskan Teknologi Hanya Alat Bantu Bukan Pengganti Guru

Pemanfaatan AI di Madrasah, Hetifah Tegaskan Teknologi Hanya Alat Bantu Bukan Pengganti Guru

Hetifah dorong guru madrasah Samarinda manfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran. Tegaskan pentingnya karakter & etika.

Anggaran Riset Kaltim Menyusut, BRIDA Tetap Targetkan 30 Penelitian dengan Cara Ini

Anggaran Riset Kaltim Menyusut, BRIDA Tetap Targetkan 30 Penelitian dengan Cara Ini

Anggaran riset BRIDA Kaltim turun dari Rp30 miliar lebih menjadi sekitar Rp19 miliar. Target 20–30 penelitian tetap dikejar lewat kolaborasi

Boleh Percepat Riset Tapi Ada Batasnya, Kepala Brida Kaltim Larang Keras Pakai AI Penuh untuk Karya Ilmiah

Boleh Percepat Riset Tapi Ada Batasnya, Kepala Brida Kaltim Larang Keras Pakai AI Penuh untuk Karya Ilmiah

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dan Brida Kaltim ingatkan dosen untuk kuasai teknologi AI demi riset ilmiah, namun wajib jaga etika

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer