Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinkes Ingatkan Warga Jaga Pola Makan Usai Lebaran

D
Penulis: Denny Saputra❯

JEMPUT PASIEN: Tim Doctor on Call memeriksa pasien langsung ke rumah demi mengecek tingkat kegawat daruratan warga, beberapa waktu lalu.
JEMPUT PASIEN: Tim Doctor on Call memeriksa pasien langsung ke rumah demi mengecek tingkat kegawat daruratan warga, beberapa waktu lalu.


Advertisement

SAMARINDA- Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda mengingatkan masyarakat tetap menjaga kesehatan meski momen Idulfitri telah berlalu. Euforia makan bersama keluarga kerap membuat pola makan berubah drastis setelah satu bulan berpuasa. Karena itu warga diminta tetap memperhatikan porsi makanan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Kepala Dinkes Samarinda dr Ismid Kusasih menjelaskan, puasa selama Ramadan sebenarnya membawa banyak manfaat bagi tubuh. Selain memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan, puasa juga membantu proses regenerasi metabolisme dalam tubuh.

“Dalam ilmu kesehatan, hikmah puasa itu sangat banyak. Ketika kita berpuasa, tubuh melakukan proses regenerasi metabolisme dan pembaruan sel, sehingga kesehatan kita sebenarnya ikut terjaga,” jelasnya, Selasa (24/3).

Advertisement

Menurutnya, saat Idulfitri masyarakat tentu ingin menikmati berbagai hidangan khas yang tersedia. Namun konsumsi makanan tetap perlu dijaga agar tidak berlebihan, terutama makanan tinggi lemak, gula, dan kolesterol. “Silakan menikmati makanan saat lebaran karena memang kita sudah tidak berpuasa. Tapi tetap harus dalam batas-batas yang wajar, jangan sampai berlebihan,” terangnya.

Ia menambahkan, kewaspadaan lebih penting bagi masyarakat yang memiliki penyakit kronis seperti hipertensi maupun diabetes. Kelompok tersebut harus lebih disiplin mengatur pola makan dan jumlah konsumsi makanan agar kondisi kesehatannya tetap stabil. “Bagi yang punya penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes tentu ada batasan tertentu, termasuk jumlah makanan yang dikonsumsi. Itu harus diperhatikan,” harapnya.

Di sisi lain, Dinkes Samarinda juga memastikan pelayanan kesehatan tetap siaga selama periode libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan yang dialami masyarakat.

Advertisement

Ismid menyebutkan, enam puskesmas di Samarinda tetap membuka layanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama hari raya. Selain itu seluruh rumah sakit di kota ini juga tetap memberikan pelayanan gawat darurat selama 24 jam. “Jika ada kondisi darurat, masyarakat cukup menekan 119. Dokter on Call atau PSC 119 siap 24 jam, bahkan bisa datang ke rumah jika pasien membutuhkan tindakan segera,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cek Kesehatan Gratis di Samarinda Tembus 78 Ribu Orang, Dinkes Gencarkan Jemput Bola

Cek Kesehatan Gratis di Samarinda Tembus 78 Ribu Orang, Dinkes Gencarkan Jemput Bola

Sebanyak 78.219 warga Samarinda telah mengikuti CKG hingga 30 September 2026 dari 99.079 pendaftar.

Kabut Asap Menebal di Samarinda, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker

Kabut Asap Menebal di Samarinda, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker

Dinkes Samarinda meminta warga mengurangi aktivitas berat di luar ruangan dan memakai masker selama kualitas udara belum membaik.

Dampak Kekeringan Samarinda: Kasus ISPA Naik Signifikan, Warga Waspadai Diare

Dampak Kekeringan Samarinda: Kasus ISPA Naik Signifikan, Warga Waspadai Diare

Dinkes Samarinda catat kasus ISPA naik 20 persen akibat kemarau panjang. Warga diimbau waspadai risiko diare akibat krisis air bersih.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer