Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SPMB SD Berjalan Lancar, Disdikbud Samarinda: Tidak Ada Keluhan Berarti

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
Plt Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby. (HAFIZ/KP) 
Plt Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby. (HAFIZ/KP)  

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Samarinda sejauh ini berjalan relatif lancar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda mengaku belum menerima laporan atau keluhan berarti dari masyarakat terkait proses penerimaan siswa baru.

Plt Kepala Disdikbud Samarinda Ibnu Araby mengatakan, pelaksanaan SPMB tingkat SD masih berlangsung kondusif dan dapat diakses dengan baik oleh para orang tua maupun wali murid.

Advertisement

"Alhamdulillah sampai hari ini pelaksanaan SPMB berjalan baik dan lancar. Belum ada keluhan yang macam-macam, mungkin karena saat ini masih di tingkat SD," ujarnya.

Menurut Ibnu, sistem pendaftaran melalui laman resmi SPMB Samarinda juga berfungsi normal tanpa kendala berarti. Hingga saat ini pihaknya belum menerima komplain terkait gangguan sistem maupun akses layanan daring.

Advertisement

Ia menilai sebagian besar orang tua sudah memahami mekanisme pendaftaran secara mandiri melalui platform yang telah disediakan pemerintah kota. "Web SPMB sampai hari ini tidak ada masalah dan belum ada komplain. Orang tua maupun wali murid sudah bisa memahami proses pendaftaran dan mengondisikan agar anak-anaknya bisa terdaftar," ungkapnya.

Meski demikian, Disdikbud tetap membuka ruang bantuan bagi masyarakat yang mengalami kendala, terutama terkait akses internet atau kesulitan mengoperasikan sistem pendaftaran daring.

"Kalau ada kendala jaringan internet atau kesulitan mengakses sistem, masyarakat bisa datang langsung ke sekolah dan meminta bantuan operator sekolah," jelasnya.

Terkait 70 persen daya tampung sekolah negeri, Ibnu mengingatkan bahwa tidak seluruh calon peserta didik harus masuk ke sekolah negeri. Menurutnya, keberadaan sekolah swasta juga menjadi bagian penting dalam mendukung layanan pendidikan di Samarinda.

"Kalau semua anak ingin masuk sekolah negeri tentu tidak bisa. Kita juga punya sekolah swasta yang harus tetap berjalan. Jangan sampai semuanya ke negeri, kasihan sekolah swasta," tegasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Sebut Kebijakan PJJ Samarinda Diperpanjang hingga 16 November

Disdikbud Sebut Kebijakan PJJ Samarinda Diperpanjang hingga 16 November

Pemkot Samarinda memperpanjang pedoman pelaksanaan pembelajaran jarak jauh akibat kabut asap karhutla hingga 16 November 2026

Disdikbud Samarinda Terbitkan Pedoman PJJ, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara

Disdikbud Samarinda Terbitkan Pedoman PJJ, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara

Disdikbud Samarinda menerbitkan surat edaran untuk menentukan metode pembelajaran sesuai kondisi kualitas udara akibat kabut asap karhutla.

Guru Senior Dituntut Melek Digital, Disdikbud Samarinda Akui Adaptasi Belum Merata   

Guru Senior Dituntut Melek Digital, Disdikbud Samarinda Akui Adaptasi Belum Merata  

Digitalisasi di dunia pendidikan menuntut guru terus beradaptasi, terutama penggunaan aplikasi untuk pelaporan, hingga pengawasan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer