Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keluhan Asap Insinerator Muncul, Warga Minta Dampak Operasional Diminimalkan

D
Penulis: Denny Saputra❯
URAI SAMPAH: Fasilitas insinerator di Jalan Wanyi Kelurahan Sempaja Timur mulai dikeluhkan warga imbas asap pembakar sampah yang berbau menyengat. DENNY SAPUTRA/KP
URAI SAMPAH: Fasilitas insinerator di Jalan Wanyi Kelurahan Sempaja Timur mulai dikeluhkan warga imbas asap pembakar sampah yang berbau menyengat. DENNY SAPUTRA/KP

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Operasional insinerator di Jalan Wanyi, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara mulai menuai keluhan warga. Sejumlah warga melaporkan adanya asap yang muncul saat fasilitas pengurang sampah tersebut beroperasi dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, warga menegaskan tidak menolak keberadaan fasilitas itu, selama dampak terhadap lingkungan dapat diminimalkan. Dikonfirmasi hal tersebut, Ketua RT 22 Kelurahan Sempaja Timur, Asriansyah, membenarkan adanya laporan keluhan dari warga.

Utamanya sejak insinerator di seberang Rusunawa Wanyi memasuki tahap operasional. Keluhan itu kemudian disampaikan langsung saat Lurah dan Camat Samarinda Utara meninjau proyek pembangunan jembatan di wilayahnya pada Jumat (24/7).

"Rombongan langsung menuju ke insinerator dan melihat proses operasionalnya," ujarnya, Minggu (26/7). Menurut Asriansyah, jumlah warga yang menyampaikan keluhan memang tidak banyak. Namun, setiap aduan tetap diteruskan kepada pihak terkait agar segera mendapat penanganan.

"Keluhannya karena asapnya besar dan sebagian masuk ke rumah warga. namun pada dasarnya warga tidak menolak keberadaannya, tetapi berharap dampak asapnya tidak mengganggu lingkungan sekitar," singkatnya.

Advertisement

Dia menambahkan, sehari setelahnya atau Sabtu (25/7), tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda juga mendatangi lokasi dan memberikan penjelasan kepada warga.

Saat ini operasional disebut masih dalam tahap uji coba sehingga munculnya asap berlebih dipengaruhi oleh pembakaran sampah yang masih basah. "Harapan warga dampaknya bisa diminimalisir karena lokasinya dekat pondok pesantren dan Rusunawa," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Samarinda Utara Mohamad Joni membenarkan adanya keluhan warga terkait insinerator di Jalan Wanyi. Namun, ia meminta agar penjelasan teknis mengenai operasional fasilitas tersebut dikonfirmasi langsung kepada DLH Samarinda sebagai satu pintu informasi.

Ia juga menyebut di wilayahnya terdapat dua insinerator, yakni di Sempaja Timur dan Lempake, dengan keluhan sejauh ini baru muncul dari lokasi di Jalan Wanyi. “Koordinasi dengan DLH telah dilakukan dan penanganan terhadap laporan warga sudah berjalan,” singkatnya.

Sementara itu Plt Kepala DLH Samarinda Suwarso menambahkan, sehari setelah diterima aduan, tepatnya Sabtu (26/7) pihaknya menurunkan tim ke lapangan. Evaluasi sementara, pada saat kejadian suhu sudah diatas 700 derajat C. “Sementara kondisi suhu sesuai SOP,” singkatnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kasus Kekerasan Anak Samarinda Turun, DPRD Khawatir Korban Takut Melapor

Kasus Kekerasan Anak Samarinda Turun, DPRD Khawatir Korban Takut Melapor

"Laporan kekerasan anak di Samarinda turun jadi 94 kasus. DPRD khawatir banyak korban tak berani melapor.

Parkir Berlangganan Samarinda Raup Rp250 Juta, Dishub Klaim Respons Masyarakat Positif

Parkir Berlangganan Samarinda Raup Rp250 Juta, Dishub Klaim Respons Masyarakat Positif

Program parkir berlangganan di tepi jalan umum yang diluncurkan Pemkot Samarinda melalui Dinas Perhubungan mulai direspons masyarakat.

BRI Resmikan Branch Office Samarinda Pelita, Perkuat Layanan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur

BRI Resmikan Branch Office Samarinda Pelita, Perkuat Layanan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk resmi meresmikan BRI Branch Office (BO) Samarinda Pelita yang berlokasi di Jalan Pelita No. 181–184.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer