Teras Samarinda Tahap 2 Dibuka September, DLH Siapkan Petugas dan Skema Perawatan

SAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda mulai menyiapkan kebutuhan personel dan sarana untuk mengelola Teras Samarinda tahap 2. Kawasan tersebut ditargetkan mulai dibuka untuk masyarakat pada awal September 2026.
Persiapan dilakukan menjelang berakhirnya masa pemeliharaan pascapembangunan ruang terbuka hijau (RTH) pada 20 Agustus mendatang. Setelah masa pemeliharaan selesai, pengelolaan kawasan akan beralih kepada Pemerintah Kota Samarinda.
Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan DLH Samarinda Basuni mengatakan kebutuhan personel untuk perawatan taman masih dalam tahap penghitungan. Berdasarkan pemantauan awal, tiga hingga empat petugas dinilai cukup untuk menangani perawatan taman.
Baca Juga: Teras Samarinda 2 Dibuka 1 September, Satpol PP Siapkan 22 Personel dan Pengamanan Tiga Shift
“Kalau untuk perawatan taman, mungkin tiga sampai empat orang sudah cukup,” ujar Basuni, Rabu (12/8).
Namun, kebutuhan personel dapat meningkat apabila kawasan tersebut membutuhkan pengamanan selama 24 jam. DLH masih menghitung kebutuhan tenaga berdasarkan luas dan seluruh segmen kawasan yang nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah kota.
Kaji Penggunaan Air Sungai Mahakam
Selain personel, DLH juga tengah menyiapkan skema penyiraman taman. Pemerintah kota tidak berencana menggunakan pasokan air Perumda Tirta Kencana Samarinda seperti yang digunakan kontraktor selama masa pembangunan.
DLH mempertimbangkan pemanfaatan air Sungai Mahakam untuk memenuhi kebutuhan penyiraman taman.
“Kalau yang menjadi tanggung jawab DLH, kami tidak akan menggunakan itu. Kemungkinannya pasti menggunakan Sungai Mahakam,” jelas Basuni.
Ada dua opsi yang sedang dibandingkan, yakni menggunakan mobil tangki atau memasang pompa yang mengambil air langsung dari Sungai Mahakam.
Menurut Basuni, keputusan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan tenaga, sarana pendukung serta efisiensi biaya operasional.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




