Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Samarinda Gandeng IBM Hadirkan SADAR, Platform AI Penangkal Risiko Bencana

D
Penulis: Denny Saputra❯
KERJA SAMA: Andi Harun (tengah) bersama tim dari IBM di sela peluncuran aplikasi SADAR di Bapperida Samarinda, Kamis (8/10). (DENNY SAPUTRA/KP)
KERJA SAMA: Andi Harun (tengah) bersama tim dari IBM di sela peluncuran aplikasi SADAR di Bapperida Samarinda, Kamis (8/10). (DENNY SAPUTRA/KP)

Advertisement

SAMARINDA – Pemkot Samarinda mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat kemampuan memprediksi dan mencegah risiko bencana. Langkah tersebut dilakukan melalui peluncuran platform Smart Analysis for Disaster and Adaptive Response (SADAR), Kamis (8/10).

Platform yang dikembangkan Pemkot Samarinda bersama IBM melalui Yayasan Kota Kita itu diluncurkan Wali Kota Samarinda Andi Harun di Ruang Arutala Bapperida Samarinda. SADAR diarahkan untuk membantu pemerintah menghadapi risiko perubahan iklim dan bencana berbasis data.

Andi Harun mengatakan pengembangan SADAR ditujukan untuk membangun tiga kapasitas utama dalam penanggulangan bencana, yakni prediksi, pencegahan, dan respons.

Advertisement

Menurutnya, kemampuan prediksi diperlukan agar pemerintah tidak hanya bertindak setelah bencana terjadi. Informasi mengenai potensi risiko dapat menjadi dasar untuk menyusun langkah pencegahan dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Dengan kemampuan prediksi, kita tidak lagi sekadar bagaimana ketika bencana hadir dan respons pemerintah setelah bencana datang,” ujarnya, Kamis (8/10).

Advertisement

Andi menekankan penggunaan AI tidak dapat berdiri sendiri dalam penanganan kebencanaan. Teknologi harus dipadukan dengan analisis manusia serta kondisi faktual di lapangan.

“Teknologi tidak dapat berdiri sendiri dalam menghadapi persoalan kebencanaan. Pemanfaatan AI harus berjalan beriringan dengan human wisdom, termasuk mempertimbangkan tata ruang, intensitas hujan, topografi, hingga kondisi lingkungan,” jelasnya.

Dia menyebut pengembangan SADAR menggunakan tiga pendekatan dalam pengolahan data. Data terlebih dahulu diuji dengan kondisi lapangan, kemudian dianalisis secara ilmiah dengan melibatkan akademisi atau perguruan tinggi, serta dievaluasi secara berkelanjutan.

“Kualitas data menjadi kunci agar kebijakan dan program pemerintah benar-benar sesuai dengan persoalan yang ditemukan di lapangan,” katanya.

Menurut Andi, kualitas data menjadi salah satu faktor penting agar hasil analisis platform dapat digunakan sebagai dasar kebijakan. Karena itu, pengembangan dan evaluasi SADAR akan terus dilakukan seiring pemanfaatannya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Awasi 134 Ribu Penerima Manfaat MBG, Pemkot Samarinda Matangkan Satgas dan Dashboard Khusus

Awasi 134 Ribu Penerima Manfaat MBG, Pemkot Samarinda Matangkan Satgas dan Dashboard Khusus

Pemkot Samarinda mulai mematangkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penyelenggaraan dan Pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Duta Genre Diminta Fokus Tekan Tiga Masalah Remaja

Duta Genre Diminta Fokus Tekan Tiga Masalah Remaja

Pelantikan Duta Generasi Berencana (Genre) Samarinda menjadi momentum memperkuat peran remaja dalam menghadapi berbagai persoalan sosial

Seleksi Calon Pimpinan Baznas Samarinda Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

Seleksi Calon Pimpinan Baznas Samarinda Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda memasuki tahapan lanjutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer