Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Akses Gunung Keramat Ditangani Tahun Ini, Sudah Disiapkan Anggaran Jumbo

Dwi Restu Amrullah • Jumat, 23 Februari 2024 | 15:50 WIB
BAKAL DITANGANI: Kerusakan di Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, ditangani segera tahun ini oleh DPUPR-Pera Kaltim, Kamis (22/2).
BAKAL DITANGANI: Kerusakan di Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, ditangani segera tahun ini oleh DPUPR-Pera Kaltim, Kamis (22/2).

 

Kerusakan pada beberapa titik di Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, menemukan titik terang.

 

SAMARINDA–Pemprov Kaltim melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kaltim memastikan perbaikan di jalur tersebut tahun ini. Anggaran jumbo Rp 37,2 miliar disiapkan terbagi dalam dua kegiatan.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim Hariadi Purwatmoko menjelaskan, akses Jalan Sultan Sulaiman berstatus jalan provinsi, menghubungkan Samarinda dengan Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara. Setiap tahun pihaknya rutin menganggarkan kegiatan pemeliharaan, baik overlay, pelebaran jalan serta konstruksi. “Tahun ini kami ada dua pekerjaan,” ucapnya, Kamis (22/2).

Dua kegiatan yang terbagi dalam dua mata anggaran itu, masing-masing Rp 21,53 miliar dengan rincian kegiatan pengaspalan overlay, serta pelebaran bahu jalan di lima segmen dan total panjang penanganan sekitar 5,35 kilometer (km). Sedangkan pekerjaan selanjutnya yakni bernilai Rp 15,69 miliar dengan kegiatan berupa pengecoran (rigid pavement) di dua segmen dan total panjang penanganan 1,4 km. “Satu segmen dimulai dari SPBU hingga ke kantor Kecamatan Sambutan, segmen lainnya di dekat Perumahan Citra Gading Residence (Gunung Keramat),” ucapnya.

Saat ini proses pengadaan sedang berlangsung dengan target akhir Februari selesai. “Sehingga Maret mendatang pekerjaan bisa dimulai,” singkatnya.

Dia berpesan agar masyarakat dapat mendukung dan memahami dampak pelaksanaan pekerjaan nantinya. Sedangkan untuk penanganan sementara atau mendesak yang rusak dan rawan, ditangani tim UPTD Wilayah II Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.

“Semoga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar dan baik, sehingga hasilnya juga dapat dinikmati masyarakat pengguna jalan. Khususnya dari Samarinda menuju Anggana dan sebaliknya,” tegasnya.

Kerusakan yang terjadi diduga akibat beban kendaraan yang terlampau berat, salah satunya truk disposal terowongan (tunnel) Samarinda serta sejumlah kendaraan berat lainnya. Hal tersebut dibuktikan dengan tinjauan lapangan harian ini Selasa (22/2) lalu. Truk muatan tanah lalu-lalang di jalur tersebut, membuang disposal dari terowongan sisi Jalan Kakap menuju pembuangan akhir di Jalan Kapten Soedjono.

Sebelumnya, Camat Sambutan Yosua Laden mengatakan, beberapa waktu lalu, mendapat laporan warga terkait kerusakan jalan di titik tersebut. Kecelakaan juga kerap terjadi. “Padahal jalan tersebut sering diperbaiki,” ucapnya, Rabu (21/2).

Sementara itu, PPK Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, UPTD Wilayah II DPUPR-Pera Kaltim Taufiqurridha Ismail mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk peninjauan lapangan di Jalan Sultan Sulaiman. “Langkah penanganan yang akan dilakukan yakni memasang rambu agar warga waspada dan berhati-hati ketika melintas, dan melakukan perbaikan sementara dengan agregat di titik yang rusak,” pungkasnya. (dra/k8)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Dwi Restu A