Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Arus Mudik Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Samarinda Terpantau Landai

Eko Pralistio • Senin, 22 Desember 2025 | 17:48 WIB
MUDIK: Arus mudik Nataru tahun ini diklaim landai. Beberapa daerah seperti Balikpapan, Bontang, yang melayani jasa transportasi dengan rute yang sama, membuat Pelabuhan Samarinda tak ada penumpukan.
MUDIK: Arus mudik Nataru tahun ini diklaim landai. Beberapa daerah seperti Balikpapan, Bontang, yang melayani jasa transportasi dengan rute yang sama, membuat Pelabuhan Samarinda tak ada penumpukan.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 melalui jalur perairan di Pelabuhan Samarinda terpantau masih landai. Kondisi itu dipengaruhi banyaknya pilihan moda transportasi laut dari sejumlah kota di Kaltim.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda memastikan, aktivitas penumpang kapal masih dalam kondisi normal sejak posko Nataru dibuka. Pengawasan keamanan dan keselamatan pelayaran terus dilakukan di seluruh wilayah kerja KSOP.

“Kondisi mudik Natal dan Tahun Baru masih normal,” kata Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas I Samarinda, Capt M Ridha Rengreng, saat ditemui di Pelabuhan Samarinda, Senin (22/12).

Ridha menjelaskan, pada keberangkatan kemarin (21/13) KM Prince Soya dengan rute Samarinda–Parepare tercatat mengangkut sekitar 1.700 penumpang dari total kapasitas 1.800 penumpang. Angka tersebut masih berada di bawah batas maksimal yang diizinkan.

“Hari ini juga ada keberangkatan, besok masih ada. Untuk hari ini, hasil pantauan kami baik di atas kapal, sistem e-ticket, hingga terminal penumpang, jumlah penumpang sekitar 900 orang dengan kapasitas kapal 1.500 penumpang,” ujarnya.

Sementara untuk keberangkatan selanjutnya, pihaknya belum menerima data pasti terkait jumlah tiket terjual. Namun, kapasitas kapal yang disiapkan mencapai sekitar 1.800 penumpang. “Alhamdulillah sejauh ini masih aman dan terkendali,” tambahnya.

Terkait kendaraan yang ikut mudik, Ridha menegaskan seluruh armada kapal masih beroperasi normal dan tidak melebihi kapasitas. Untuk kapal penumpang murni, tidak melayani angkutan kendaraan roda empat.

“Tahun ini armada kapal yang disiapkan ada empat, termasuk kapal Sabuk Nusantara dengan rute Samarinda–Palu. Semuanya dalam kondisi normal,” jelas Ridha.

Pihaknya menilai landainya arus mudik tahun ini juga dipengaruhi oleh banyaknya alternatif jalur laut dari pelabuhan lain, seperti Bontang dan Balikpapan, yang juga melayani rute ke Parepare, Makassar, hingga Bau-Bau.

“Karena pilihan transportasi laut semakin banyak, penumpang jadi tersebar. Itu yang membuat arus mudik dari Pelabuhan Samarinda relatif landai,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#pelabuhan #samarinda #nataru