Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Listrik di Samarinda Sering Padam, Pedagang Es Krim Rugi Jutaan

Eko Pralistio
Penulis: Eko Pralistio❯
TUNTUT PENJELASAN: Gissel, pedagang es krim di Samarinda, mengeluhkan pemadaman listrik secara berulang. (EKO PRALISTIO/KP)
TUNTUT PENJELASAN: Gissel, pedagang es krim di Samarinda, mengeluhkan pemadaman listrik secara berulang. (EKO PRALISTIO/KP)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pemadaman listrik yang berulang di Samarinda membuat seorang pedagang es krim, Gissel, harus menanggung kerugian besar. Produk es krim yang ia buat berisiko meleleh setiap kali aliran listrik terhenti.

Gissel mengaku pemadaman di lokasi usahanya terjadi sangat sering, yakni dalam rentang dua hingga tiga hari sekali. Kondisi ini mengancam keberlangsungan usahanya karena es krim membutuhkan pendingin konstan untuk tetap layak jual.

Sebagai bentuk protes, Gissel mendatangi kantor UP3 PLN Samarinda pada Selasa (3/11). Ia membawa contoh es krim dagangannya untuk menunjukkan langsung dampak nyata pemadaman listrik terhadap produk usahanya.

"Saya ke sini mau komplain karena setiap dua hari sekali, tiga hari sekali, itu selalu mati lampu. Saya bawa es krim saya ke sini supaya bisa dilihat sendiri," ujar Gissel.

Dalam sehari, Gissel mampu memproduksi sekitar 540 es krim dengan nilai total mencapai Rp 5,4 juta. Ia mengaku sudah mengalami kerugian akibat pemadaman listrik sebanyak empat kali yang ia sadari sepenuhnya.

Gissel menegaskan kedatangannya bukan untuk melakukan demonstrasi, melainkan menuntut hak sebagai pelanggan yang rutin membayar tagihan. Ia menuntut penjelasan resmi dari PLN mengenai penyebab pemadaman yang sering terjadi.

"Saya hanya menuntut hak saja. Kita membayar listrik sampai berjuta-juta, tetapi sedikit-sedikit mati lampu. Tolong kasih penjelasan supaya kami sebagai masyarakat tidak berasumsi macam-macam," pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan Serena, Ini Sosok Partner Ganda Terbaik Venus Williams

Bukan Serena, Ini Sosok Partner Ganda Terbaik Venus Williams

Venus Williams puji petenis Indonesia Janice Tjen sebagai partner ganda terbaiknya di Guangzhou Open 2026. Simak kisah kolaborasi mereka.

PHE Siapkan Generasi Muda Hadapi Tantangan Energi

PHE Siapkan Generasi Muda Hadapi Tantangan Energi

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) genjot SDM lokal melalui program Upstream Youth Champs (UYC) 2026 di Institut Teknologi Kalimantan (ITK)

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Cek Tanggal Barunya

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Cek Tanggal Barunya

AFC resmi mengubah jadwal Piala Asia 2027 menjadi 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028. Arab Saudi tetap menjadi tuan rumah tunggal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer