Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Biodata Veddriq Leonardo: Putra Kalimantan Peraih Emas Olimpiade 2024 Adalah Lulusan Pendidikan SD yang Penurut

Almasrifah • Jumat, 9 Agustus 2024 | 05:22 WIB
Veddriq Leonardo, perebut emas Indonesia Olimpiade 2024 Paris. Ia ternyata putra Kalimantan yang lulus Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Kamis (8/8/2024)
Veddriq Leonardo, perebut emas Indonesia Olimpiade 2024 Paris. Ia ternyata putra Kalimantan yang lulus Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Kamis (8/8/2024)

KALTIMPOST.ID, Kado manis dipersembahkan Veddriq Leonardo untuk Indonesia yang dalam hitungan hari akan merayakan kemerdekaannya yang Ke-79.

Veddriq adalah wakil Indonesia yang tidak hanya berhasil mempersembahkan medali emas Olimpiade 2024, tapi juga menyelamatkan wajah olahraga Indonesia di kancah Internasional.

Di tengah terpuruknya harapan dan prestasi Indonesia di Olimpiade Paris 2024, putra Pontianak ini mampu mengukir sejarah dengan prestasi gemilang.

Veddriq mengalahkan pesaingnya di cabor panjat tebing nomor speed dengan catatan waktu menakjubkan 4,75 detik.

Keberhasilan Veddriq di Le Bourget Climbing Venue, Paris, pada 8 Agustus 2024, ini patut diapresiasi seluruh masyarakat Indonesia.

Biodata Veddriq Leonardo

Veddriq Leonardo adalah putra Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), yang lahir pada 11 Maret 1997.

Agama Veddriq Leonardo adalah Islam. Sumaryanto dan Rosita bin Hamzah sebagai orangtua memandang putranya merupakan sosok yang penurut dan taat beribadah. Rosita membocorkan bahwa sang putra merupakan anak yang rajin salat.

Walaupun seorang climbing, atlet bertinggi badan 1,62 m ini justru lulus dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP di Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Awal Karier Veddriq Leonardo

Veddriq pertama kali mengenal panjat tebing dari seorang kakak kelas saat masih duduk di bangku SMA. Sejak saat itu, Veddriq rutin mengikuti perlombaan-perlombaan mewakili sekolahnya.

Semula Veddriq menggeluti nomor boulder dalam panjat tebing. Namun, seiring berjalannya waktu, ia memutuskan untuk pindah ke nomor speed.

Rupanya pilihan Veddriq tepat. Prestasi dari ajang nasional hingga internasional berhasil ia kumpulkan. Namanya terus melejit sebagai salah satu atlet terbaik dunia di cabang olahraga ini.

Prestasi Veddriq Leonardo

Terhitung dari 2018, Veddriq telah meraih enam gelar juara dunia. Ia menjadi juara di ajang Piala Dunia IFSC di Amerika Serikat pada 2021, di Swiss tahun 2021, dan di Korea Selatan pada 2022.

Dia juga meraih emas di IFSC Climbing World Cup Salt Lake City Amerika Serikat pada 2022. Kemudian, medali emas IFSC Climbing World Cup 2023 di Seoul, Korea Selatan, pada 2023.

Baca Juga: Momen Langka Olimpiade Paris 2024: Peraih Medali Emas Huang Yaqiong Dilamar Liu Yuchen

Tahun ini, Veddriq tampil gemilang di panjat tebing kombinasi Olimpiade Paris 2024. Ia berhasil mengalahkan para pesaing dari berbagai negara.

Di final yang berlangsung di Le Bourget Climbing Venue, Paris, Kamis (8/8/2024), ini dia meraih emas Olimpiade 2024. Veddriq mencatatkan waktu fantastis 4,75 detik yang sukses menaklukkan wakil China Wu Peng dengan perolehan 4,77 detik.

Selain gelar internasional, Veddriq juga menjuarai berbagai ajang nasional. Di antaranya, emas PRA-PON XX Zona 3 di Sulawesi Selatan pada 2019, emas Asian Championship 2019 di Bogor pada 2019.

Kemudian perak Asian Championship 2019 di Bogor, perunggu Kejurnas FPTI XVI 2017 Yogyakarta, dan medali perunggu Kejurnas Kelompok Umur 2016.

Cerita Orangtua Veddriq Leonardo

Rosita bin Hamzah sedikit mengilas balik kenangan kecil Veddriq. "Waktu kecil dia itu sudah suka manjat-manjat pohon, kadang juga naik tambat kapal di tepi sungai," katanya.

Bakat panjat tebing Veddriq sudah disadari Rosita sejak masih SMA. Talenta putranya itu semakin terlihat ketika kerap mengikuti kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).

"Dulu dia sering ikut-ikut kegiatan Mapala, dan sering manjat tebing di alam, dia dilihat sama pelatihnya dan diajak untuk menjadi atlet profesional. Dia ditunjukin video Aspar Jailolo."

Sang pelatih itulah yang akhirnya mampu mengarahkan bakat Veddriq hingga menjadi jalan hidupnya sekarang.

"Mau gak jadi atlet seperti ini katanya waktu itu. Dari pada hanya sekedar suka-suka. Kemudian ikut latihan dan ikuti beberapa pertandingan," jelasnya.

Sementara itu, sang ayah mengisahkan tentang makna dari nama Veddriq Leonardo yang ia berikan saat putranya tersebut lahir.

Sumaryanto mengungkapkan bahwa nama anaknya itu terinspirasi dari pemain bola di era 90-an.

"Saya itu terinspirasi dari nama pemain bola dari Brazil tahun 90-an itu untuk Leonardo-nya, kalau Veddriq itu pemain bola Belanda dulu," ungkapnya.

Sumaryanto juga mengutarakanbahwa ada harapan di balik nama Veddriq Leonardo. Yaitu, agar kelak sang anak dapat mengelilingi dunia.

"Waktu dilahirkan itu bapaknya yang kasi nama Veddriq Leonardo, ibu sempat nanya yakin Pak dengan nama ini. Bapaknya bilang yakin, biar bisa mengelilingi dunia," tambah sang ayah.

Rentetan gelar juara yang diraih Veddriq, menjadi bukti telah dikabulkannya harapan kedua orangnya itu. Kini sang anak menjadi inspirasi banyak atlet muda Indonesia yang tengah bermimpi mengharumkan nama bangsa. Terimakasih Veddriq. (*)

 

 

Editor : Almasrifah
#panjat tebing kombinasi olimpiade paris 2024 #agama veddriq leonardo #Emas Olimpiade 2024 #pontianak #Veddriq #indonesia olimpiade 2024