KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Pencarian korban tenggelamnya kapal KMP Muchlisa yang dilakukan selama tiga hari akhirnya membuahkan hasil. Pada hari ketiga pencarian, tim SAR berhasil menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (7/5).
Korban diketahui bernama Khayu Mutiara Purwati, perempuan berusia 22 tahun, warga Kelurahan Menawan RT 3 RW 1, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ia bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di KMP Muchlisa dengan jabatan Mualim 1.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dan jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Andreas Alek Danantara dalam siaran pers yang diterima media ini, Rabu (7/5), melalui Kasat Reskrim AKP Dian Kusnawan, membenarkan penemuan jenazah tersebut.
“Benar, satu korban atas nama Khayu Mutiara Purwati telah ditemukan oleh tim SAR. Saat ini dalam proses evakuasi dan akan ditangani di RS Bhayangkara Balikpapan,” ujar AKP Dian.
Proses pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan. Pihak keluarga telah dihubungi dan akan segera diberi pendampingan selama proses pemulangan jenazah.
Seperti diberitakan, KMP Muchlisa berbobot mati 725 gross tonnage (GT), milik PT Sadena Mitra Bahari, yang melayari Teluk Balikpapan dari Pelabuhan Kariangau, Balikapan menuju Pelabuhan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) tenggelam sekira pukul 15.00 Wita, Senin (5/5).
Sebelum tenggelam, KMP berkapasitas total muat 510 penumpang itu miring ke kiri, dan secara perlahan tenggelam di Teluk Balikpapan atau sekira 200 meter dari daratan Pelabuhan Penajam.
Dua ABK, yaitu Ilham Suharto dan Khayu Mutiara Purwati diduga turut tenggelam pada peristiwa nahas tersebut, sementara puluhan penumpang selamat setelah dievakuasi oleh KMP 3 Anugerah yang merupakan kapal satu perusahaan dengan KMP Muchlisa.
Hari kedua, Selasa (6/5) jenazah Ilham Suharto telah ditemukan oleh tim SAR gabungan, terjebak dalam dek bagian ekonomi kapal. Setelah diangkat dari kedalaman sekira 20 meter, jenazah Ilham Suharto dibawa ke RS Bhayangkara, Balikpapan. Sekira pukul 21.00 Wita pada hari yang sama, jenazah Ilham Suharto dimakamkan oleh keluarganya di Pemakaman Muslim Nenang, dengan iringan doa dan taburan hujan gerimis yang mengguyur sejak sore hari.
Sedangkan, Khayu Mutiara Purwati ditemukan pada hari ketiga pencarian, Rabu (7/5). Sama seperti Ilham Suharto, jenazah Khayu Mutiara Puwati juga dibawa ke RS Bhayangkara, Balikpapan untuk keperluan otopsi.