KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Panggung SEA Games 2025 Thailand bakal jadi ajang pembuktian baru bagi tim Indonesia. Setelah dua edisi terakhir finis di posisi ketiga, pemerintah menegaskan target serupa dengan dukungan anggaran yang jauh lebih besar.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menaikkan anggaran kontingen Indonesia dari Rp10 miliar menjadi sekitar Rp60 miliar.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Bikin Kejutan di Phillip Island, Cetak Rekor Meski Cedera Punggung
Tambahan dana itu berdampak signifikan pada jumlah atlet yang dikirim. Dari semula hanya 120 atlet, kini akan bertambah menjadi sekitar 700–800 atlet.
Penetapan jumlah tersebut merupakan hasil komunikasi intensif antara Menpora Erick Thohir dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Alhamdulillah, keluarga olahraga ini selalu kompak, terbuka dengan pemerintah, dan terus mencari solusi bersama,” ujar Erick.
Namun, tantangan tetap besar. Saat finis di peringkat ketiga SEA Games Kamboja 2023, Indonesia meraih 87 emas.
Di Thailand nanti, ada potensi kehilangan 41 emas karena sejumlah nomor tak lagi dipertandingkan. Meski ada peluang tambahan 32 emas dari cabang baru, jumlah itu masih di bawah target.
“Kalau sebelumnya kita dapat 46 lalu ditambah 32, totalnya masih sekitar 78 emas. Untuk tetap di posisi tiga besar, kita harus mengantongi 82 hingga 90 emas,” jelas Erick.
Baca Juga: Perkuat Hapkido Kaltim, Atlet Balikpapan Siap Turun ke Kejurnas Surabaya
Chef de Mission SEA Games Thailand 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, menambahkan bahwa semangat seluruh cabang olahraga terus tumbuh.
“Dari kunjungan ke 15 cabor lebih, semua optimistis bisa berjuang maksimal dan membuat Indonesia Raya berkumandang di Thailand,” tegasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi