KALTIMPOST.ID - Novak Djokovic selama bertahun-tahun kerap dipersepsikan sebagai sosok yang “mengganggu” romantisme rivalitas Roger Federer dan Rafael Nadal. Kehadiran Nole—sapaan akrab Djokovic—sering memicu reaksi pro dan kontra di kalangan penonton.
Ia juga dikenal lewat gestur emosional serta respons yang dianggap defensif atau konfrontatif terhadap publik. Namun, citra tersebut perlahan mulai bergeser.
Djokovic kini tampil lebih tenang. Bahkan, ia semakin sering menyelipkan candaan di momen-momen penting. Perubahan sikap itu terlihat jelas seusai kekalahannya dari Carlos Alcaraz di final Australian Open 2026.
Baca Juga: Carlos Alcaraz Ukir Sejarah di Australian Open 2026, Career Grand Slam di Usia 22 Tahun
Dalam pidato sebagai runner-up, Djokovic sempat berkelakar soal kehadiran Rafael Nadal di tribun penonton. Candaan itu langsung mengundang tawa publik Rod Laver Arena.
“Terlalu banyak legenda Spanyol. Rasanya seperti saya bermain dua lawan satu malam ini. Itu tidak adil, tapi oke,” ucap Djokovic sambil tertawa. Nadal dan Alcaraz memang sama-sama berasal dari Spanyol.
Tak lama berselang, Djokovic kembali melontarkan humor terkait peluangnya menghadapi Alcaraz di masa depan. Padahal, di usia yang telah menginjak 38 tahun, tantangan tersebut tentu tak mudah.
Baca Juga: Pengakuan Jujur Jefferson Silva Usai Pertama Kali Merasakan 'Lautan Hijau' Persebaya
“Kamu masih sangat muda, punya banyak waktu, seperti saya. Saya yakin kita akan sering bertemu dalam 10 tahun ke depan,” canda petenis peringkat keempat dunia itu.
Sikap jenaka Djokovic juga muncul di babak semifinal saat berhadapan dengan Jannik Sinner, petenis peringkat kedua dunia. Usai memastikan kemenangan, Nole menyelipkan humor yang ditujukan langsung kepada lawannya.
“Terima kasih telah mengizinkanku menang setidaknya satu kali,” ujar Djokovic. Sebelumnya, ia tercatat lima kali beruntun kalah dari Sinner.
Baca Juga: Langkah Besar Maarten Paes di Ajax Amsterdam, Sanggupkah Geser Kiper Ceko?
Gaya santai dan penuh humor ini menandai sisi lain Novak Djokovic, sosok yang kini tampil lebih rileks di tengah persaingan ketat tenis dunia. (*)