Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Yayasan Mitra Hijau Gandeng Kaltim Post untuk Menyiarkan Transisi Energi Berkeadilan

Syahrul Ramadan • Selasa, 25 Juni 2024 | 19:38 WIB
Ketua Pembina Yayasan Mitra Hijau, Dicky Edwin Hindarto (kiri depan) saat berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post. (Foto: Fuad/KP)
Ketua Pembina Yayasan Mitra Hijau, Dicky Edwin Hindarto (kiri depan) saat berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post. (Foto: Fuad/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Pemanasan global dan perubahan iklim yang terus terjadi setiap tahun dapat mempengaruhi keberlangsungan kehidupan umat manusia. Oleh karena itu, Yayasan Mitra Hijau menggandeng media Kaltim Post untuk terlibat dalam mempropagandakan transisi energi berkeadilan.

Pendiri sekaligus Ketua Pembina Yayasan Mitra Hijau, Dicky Edwin Hindarto, bersama salah satu anggotanya, mengunjungi Gedung Biru Kaltim Post di Jalan Soekarno Hatta, Km 3,5, Balikpapan Utara, pada Selasa (25/6).

Kedatangan mereka disambut oleh Pemimpin Redaksi Kaltim Post, Romdani. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendiskusikan isu-isu seputar pemanasan global dan perubahan iklim yang tengah terjadi di Indonesia bahkan internasional.

Dicky menyatakan bahwa prinsip dari transisi energi berkeadilan adalah "no one left behind," yang berarti tidak boleh ada satu orang pun yang tertinggal. Dalam hal ini, peran media sangat penting untuk bisa menyiarkan transisi energi berkeadilan.

"Melalui media, kita dapat menjangkau masyarakat yang berada di pelosok, memberikan pengetahuan dan informasi yang penting bagi mereka. Oleh karena itu, bagi kami media menjadi mitra yang paling penting," ujar Dicky.

Dicky menjelaskan bahwa menuju tahap energi berkeadilan membutuhkan waktu, karena masih dalam tahap transisi dengan rencana dan target yang jelas. "Yang paling penting adalah bahwa dalam transisi energi berkeadilan, setiap orang tidak boleh ditinggalkan," katanya.

Untuk meningkatkan peran dan keterlibatan, Yayasan Mitra Hijau akan melakukan kegiatan yang dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat. Kegiatan ini ditujukan kepada perwakilan masyarakat sekitar tambang, mahasiswa, pengusaha, dan media. "Mereka semua memiliki kepentingan dan peran masing-masing, oleh karena itu kami berupaya meningkatkan peran tersebut," tambah Dicky.

Yayasan Mitra Hijau akan berfokus pada pendampingan kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan mereka. Saat ini, mereka sudah melakukan konsorsium dengan Pemerintah Daerah Kaltim dan Sumatera Selatan untuk bersama-sama melakukan transisi energi berkeadilan.

Dicky juga menjelaskan bahwa transisi energi berkeadilan merupakan upaya untuk berpindah dari energi yang bergantung pada batubara ke energi yang berkelanjutan, seperti energi terbarukan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan menciptakan masyarakat yang berkelanjutan.

"Harapannya, ke depan kita bisa bergandengan tangan dengan media untuk ikut menyiarkan transisi energi berkeadilan. Kaltim Post adalah media pertama yang kami harapkan untuk ikut membantu dalam menyiarkan ini," tutup Dicky.

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#lingkungan #transisi energi #balikpapan