KALTIMPOST.ID, Pemkot Balikpapan memiliki dua proyek pembangunan rumah sakit. Tahun ini sudah berjalan untuk rumah sakit di Balikpapan Barat. Kemudian bersiap untuk rumah sakit di Balikpapan Timur pada 2025.
Ini menjadi atensi wakil rakyat di legislatif. Mereka siap mengawal agar pembangunan kedua rumah sakit berjalan sesuai target. Terutama untuk Balikpapan Timur, DPRD Balikpapan meminta setelah masuk awal tahun bisa segera masuk tahapan lelang.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali mengatakan, pihaknya memantau beberapa tahapan penting persiapan pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur. “Penetapan lokasi (penlok) dan DED (detail engineering design) sudah selesai sebagai persiapan proyek ini,” katanya.
Dia menilai, tahapan awal persiapan pembangunan rumah sakit sudah berjalan sesuai rencana. Gasali memastikan alokasi anggaran juga sudah tertuang dalam rencana APBD 2025. Saat ini, Raperda APBD 2025 dalam tahapan pengesahan anggaran.
Pihaknya berharap, proses pengesahan berjalan lancar agar nanti tidak ada hambatan. Jika pengesahan anggaran sudah berjalan, maka pelaksanaan proyek bisa segera mulai tahun depan.
“Terutama proses lelang bisa dilakukan secepatnya awal 2025,” tuturnya. Harapannya saat lelang berjalan awal tahun akan berdampak pada proses pekerjaan fisik juga. Targetnya tidak ada keterlambatan dalam pekerjaan proyek.
Sebab sering kali kendala proyek karena proyek yang dimulai terlambat. Baik proses administrasi dan teknis bisa rampung sesuai target. “Kami akan terus memantau. Misalnya memastikan seluruh tahapan berjalan,” sebutnya.
Mulai dari pengesahan anggaran hingga pengerjaan fisik bisa berjalan sesuai jadwal. Kemudian pengawasan koordinasi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dan kontraktor.
Dia menambahkan, pembangunan rumah sakit sangat penting karena fasilitas kesehatan ini sudah sejak lama dinanti oleh masyarakat di wilayah tersebut. Warga bisa lebih mudah dan cepat mengakses fasilitas kesehatan.
“Bagaimana mendukung akses kesehatan lebih mudah dan dekat bagi masyarakat,” ucapnya. Tak sedikit anggota dewan yang terus menyampaikan keinginan warga akan kehadiran rumah sakit di Balikpapan Timur.
Sebagai informasi, lokasi rumah sakit di Balikpapan Timur berada di Gang Kacang, Lamaru. Jaraknya sekitar satu kilometer dari pintu masuk Pantai Manggar Segara Sari atau Yonif Raider 600/Modang.
Pantauan di lapangan, saat ini lahan rumah sakit masih asri yang ditanami dengan kangkung dan lainnya. Luas lahan rumah sakit yang tersedia sekitar 5.000 meter persegi. Itu cukup luas untuk pembangunan rumah sakit.
“Aset pemerintah kota jadi tidak perlu lagi pembebasan lahan,” kata Kepala DKK Balikpapan Alwiati. Saat ini masuk dalam tahapan penyusunan DED dan masterplan.
Ini membutuhkan waktu kurang lebih empat bulan atau hingga akhir tahun. Setelah itu, pembangunan fisik baru berjalan tahun depan. “Rencana membangun rumah sakit tipe C. Kalau untuk spesifikasi menunggu hasil DED dulu,” ucapnya. (gel)