Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rakorenbag 2026 dan Rembug Stunting 2025 Sumber Rejo: 12 Usulan Prioritas, Lanjutkan Pembangunan

Supriyono Lupus • Kamis, 9 Januari 2025 | 17:20 WIB
BERSAMA NARASUMBER: Lurah Sumber Rejo Paing (tengah) bersama para narasumber dalam kegiatan Rakorenbang dan Rembug Stunting di Kelurahan Sumber Rejo.
BERSAMA NARASUMBER: Lurah Sumber Rejo Paing (tengah) bersama para narasumber dalam kegiatan Rakorenbang dan Rembug Stunting di Kelurahan Sumber Rejo.

BALIKPAPAN - Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan (Rakorenbang) Kelurahan Sumber Rejo, Rabu (8/1), memutuskan membawa 12 usulan prioritas untuk di tingkat Musrenbang Kecamatan Balikpapan Tengah.

Kegiatan ini juga diintegrasikan dengan program Rembug Stunting 2025, yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi generasi mendatang dengan mencegah tengkes alias stunting. Stunting menjadi isu yang sangat penting, dan harus dihadapi secara bersama-sama.

Lurah Sumber Rejo, Paing, mengatakan dari 95 usulan RT disepakati 12 prioritas usulan mencakup berbagai kebutuhan fisik dan pelatihan yang sangat relevan dengan perkembangan wilayah ini.

“Ada usulan fisik prioritas di tahun 2026 yang paling utama diharapkan bisa direalisasikan seperti pembuatan trotoar sepanjang 300 meter di Jalan Sumber Rejo I, untuk mengakomodasi para pelajar SMP 22 bila pergi dan pulang sekolah sudah tidak lewat di tengah jalan, usulan ini sudah empat kali diusulkan,” imbuhnya

Usulan fisik prioritas lainnya adalah pembuatan parit, pembuatan Posyandu di RT 22 dan RT 24, dua usulan pembuatan drainase, peningkatan jalan lingkungan di RT 07, pengaspalan jalan, ada tiga usulan pembuatan siring, serta perbaikan jalan lingkungan. 

Sedangkan usulan pelatihannya seperti membatik tahap 3 untuk terbentuknya pemberdayaan masyarakat melalui kreasi. Ada juga pelatihan wawasan kebangsaan melalui Forum Pembauran Kebangsaan. Sedangkan yang diusulkan TP PKK Kelurahan Sumber Rejo dari Pokja I yakni pelatihan Fardu Kifayah, pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga, pelatihan P4GN, pelatihan lanjutan kader pemberian makanan bayi, pelatihan pengelolaan kue kering dan pengelolaan sosial media.

Ada lagi pelatihan pembuatan manik-manik, pelatihan kemasan produk makanan sebagai pelatihan lanjutan sebelumnya yakni dilatih membuat olahan seperti abon lele, cimi kangkung dan 2026 usulannya cara mengemasnya.

Sekretaris Kecamatan Balikpapan Tengah, Netty Musriani mengatakan usulan tersebut akan masuk di pembahasan Musrenbang Kecamatan sehingga ada total 70 usulan yang masuk untuk Kecamatan Balikpapan Tengah, merupakan usulan prioritas yang sangat diperlukan oleh warga.

“Usulan-usulan tersebut tidak hanya melibatkan pembangunan infrastruktur fisik, namun juga mencakup peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama dalam aspek kesehatan dalam hal ini penanganan stunting, memang memerlukan perhatian lebih besar dibandingkan pembangunan fisik. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan berkomitmen untuk menurunkan angka stunting, terutama di Kelurahan Sumber Rejo,”pungkasnya.

Tampak hadir seluruh perwakilan 59 RT, Kepala Puskesma Sumber Rejo dr Ummi, Farida mewakili Dinas PU dari Bidang Sumber Daya Air, Bappedalitbang Irena, Sekretaris LPM, TP PKK Kelurahan Sumber Rejo. (pus/rdh)

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#stunting #Sumber Rejo #musrenbang #balikpapan