KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PB. Risalah I Kecamatan Balikpapan Timur sukses menggelar ajang olahraga bergengsi bertajuk Badminton Camat Balikpapan Timur Cup 2025.
Turnamen ini berlangsung meriah sejak 18 Agustus dan mencapai puncaknya pada 10 September 2025. Kompetisi ini memperebutkan Piala Tetap dan Piala Bergilir Camat Balikpapan Timur.
Sebanyak 32 pasangan peserta dari berbagai kalangan ikut ambil bagian. Turnamen digelar dengan sistem Umum Campuran, yang mempertemukan lintas generasi mulai dari kategori Veteran, Dewasa, Taruna, hingga Remaja, menggunakan format “sistem gandeng”.
Pada babak penyisihan, peserta dibagi ke dalam 8 pool, masing-masing berisi 4 tim dan bertanding dengan sistem setengah kompetisi menggunakan game 42. Dua tim terbaik dari tiap pool melaju ke babak 16 besar, yang kemudian dilanjutkan ke babak 8 besar dengan sistem gugur.
Ketegangan memuncak di babak semifinal dan final, yang tetap menggunakan sistem gugur namun dengan format game 21 untuk meningkatkan intensitas permainan.
Setelah melewati persaingan ketat, pasangan Dion/Arief berhasil keluar sebagai juara pertama, membawa pulang piala bergengsi tersebut. Sementara posisi runner-up diraih pasangan Rahmat/Munir. Untuk peringkat ketiga dan keempat, masing-masing diraih oleh pasangan Achmad Zulfikar Uwo/Sarman dan Aldi Alfijar Rachman/Jumadi.
Camat Balikpapan Timur, Mustamin, hadir langsung pada acara final dan penutupan turnamen. Ia turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang.
“Tujuan utama turnamen ini adalah mempererat silaturahmi dan memeriahkan HUT RI ke-80. Melalui event seperti ini, anak-anak muda dan masyarakat bisa menjalin persaudaraan lewat olahraga,” ujarnya.
Lebih dari itu, Mustamin juga berharap turnamen ini bisa menjadi wadah lahirnya bibit atlet berprestasi, khususnya di cabang bulu tangkis.
“Semoga kegiatan ini bisa mendorong anak-anak untuk terus berlatih dan berkembang di bidang olahraga, tak hanya bulutangkis,” pungkasnya.
Turnamen ini menandai semangat kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam menciptakan ruang positif, sekaligus menghidupkan kembali gairah olahraga di tingkat lokal. (*)
Editor : Ery Supriyadi