BALIKPAPAN - Saat ramai isu pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD). Unsur pimpinan DPRD Balikpapan dan Badan Anggaran (Banggar) bertandang langsung ke Jakarta.
Harapannya ingin meminta kepastian terkait kabar tersebut. Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri mengatakan, pihaknya sudah berkunjung ke Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.
Kedatangan mereka diterima oleh staf. Sehingga tidak bisa memberikan keputusan yang valid. Tapi semua kritik dan saran telah ditampung. Dengan harapan tidak ada pemangkasan TKD.
Baca Juga: Rancangan APBD Kaltim 2026 Diracik Ulang, DBH Diduga Terpangkas Besar hingga 78 Persen
Alwi menyadari, hal ini terjadi bukan hanya di Balikpapan atau Kaltim. Melainkan seluruh daerah di Indonesia akan terdampak pemangkasan TKD sebesar 50-75 persen. Menurutnya kalau terjadi pemangkasan dari pemerintah pusat. Tentu tahun depan akan berdampak besar pada program kerja yang telah disusun.
Apalagi DPRD Balikpapan dan Pemkot Balikpapan sudah menetapkan APBD 2026 beberapa waktu lalu. Serta membuat program skala prioritas. Dia memberi contoh program yang bisa saja terganggu akibat pemangkasan TKD. “Seperti pembangunan rumah sakit dengan skema multiyears di Balikpapan Timur terancam bisa tidak terlaksana,” bebernya.
Baca Juga: Pembangunan RS Balikpapan Timur Rp273 Miliar Dimulai 2026, Rampung 2028
Kemudian proyek pengendalian banjir, pembangunan unit sekolah baru, dan lainnya. Semua yang bersifat langsung menyentuh ke masyarakat. Dia khawatir apabila benar-benar terjadi pemangkasan TKD pada 2026. “Kita merasa dirugikan oleh pemerintah pusat. Jujur,” tuturnya.
Meski begitu, Alwi berharap informasi ini tidak benar. Pihaknya masih terus menunggu kabar selanjutnya. “Walau informasi terakhir, sepertinya tahun depan akan terjadi pemangkasan besar-besaran,” ucapnya.
Dia menambahkan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud sudah menyampaikan statement kekecewaan dana bagi hasil dikurangi oleh pemerintah pusat. “Mungkin kita dan provinsi bisa sama-sama menanyakan langsung ke pusat,” tutupnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki