BALIKPAPAN - Kegiatan lomba dalam rangka menyemarakkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 tingkat Kota Balikpapan resmi berakhir. Panitia lokal Kecamatan Balikpapan Utara sukses menggelar empat jenis perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Lomba yang dipertandingkan antara lain Puisi Islami tingkat SMP, Story Telling tingkat SD/MI, Mewarnai untuk PAUD/TK serta lomba Rebana.
Ketua Panitia Lokal Kecamatan Balikpapan Utara, Shidiq Nur Alam, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak selama penyelenggaraan lomba pendukung MTQ ke-53.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian lomba dapat berlangsung dengan baik. Antusias peserta sangat luar biasa, mulai dari tingkat PAUD hingga SMP. Kami berterima kasih kepada para guru, orang tua, dan seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi. Begitu juga kepada para sponsor yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar semakin mencintai nilai-nilai Islami serta berani menampilkan potensi mereka.
Selain mengapresiasi peserta dan sponsor, Shidiq Nur Alam juga menyoroti kehadiran pelaku UMKM yang ikut meramaikan arena MTQ. Menurutnya, keberadaan UMKM memberikan nilai tambah dan menjadi pemanis bagi masyarakat yang hadir.
“UMKM yang ikut meramaikan kegiatan ini benar-benar memberi warna tersendiri. Kehadiran mereka tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang menyaksikan lomba, ini sekaligus menjadi ajang promosi dan kesempatan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang hadir dari berbagai wilayah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kecamatan Balikpapan Utara Slamet Riyadi memberikan penghargaan atas kerja keras panitia dan kolaborasi seluruh pihak sehingga rangkaian lomba MTQ pendukung tersebut dapat berjalan dengan sukses, aman, dan lancar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan.
“Mulai dari penampilan anak-anak pada lomba mewarnai, story telling, hingga puisi, diharapkan dapat terus dikembangkan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi, dan tentu saja kita perlu melakukan evaluasi terhadap keberhasilan acara ini,” ujarnya. (*)
Editor : Sukri Sikki