BALIKPAPAN - Masalah kesehatan lingkungan masih menjadi ancaman serius bagi warga di Kampung Nelayan Manggar Baru, Balikpapan. Ini terkait layanan air minum, sanitasi, dan pengelolaan sampah (WASH).
Berdasarkan audit sosial Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI), penyakit diare, malaria, hingga gatal-gatal mendominasi keluhan warga dalam enam bulan terakhir.
Sebagai solusi alternatif, KPPI membentuk community action plan (CAP). Dengan fokus menyelesaikan masalah persampahan sebagai prioritas. Mengingat tantangan pengelolaan sampah sangat kompleks.
Baik dari sisi teknis, keterbatasan sarana prasarana, hingga persoalan sosial di masyarakat. KPPI mengusulkan program pengelolaan sampah yang terdiri dari empat poin.
“Pertama program pengadaan kendaraan angkut sampah roda 3 beserta pendukungnya,” ucap perwakilan KPPI Balikpapan Mutmainnah. Kemudian program pengadaan mesin pencacah plastik menjadi biji plastik daur ulang.
Selanjutnya program pengadaan tempat sampah terpilah di setiap rukun tetangga. “Serta penambahan tempat pembuangan sementara (TPS) untuk Zona PPI,” tuturnya.
Sementara usulan program pendukung seperti penahan sampah pesisir berbasis material non-besi, program edukasi dan perubahan perilaku, dan program penguatan kelembagaan persampahan.
Beragam usulan ini bisa berdampak pada beberapa kalangan yang menjadi penerima manfaat. Tidak hanya masyarakat Kelurahan Manggar Baru, ada kelompok pengelola bank sampah, pelaku usaha, hingga pemerintah.
Namun ini perlu kolaborasi dari semua unsur. Sehingga dilakukan multi stakeholder forum (MSF). Nantinya dapat bersinergi dengan pokja dan forum yang mengampu sektor WASH.
Termasuk dengan dukungan Bappeda Litbang Balikpapan melalui sinergitas dengan Forum dan Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atau forum sejenis lainnya yang ada di Kota Balikpapan.
Dia berharap dari multi stakeholder forum dapat menjadi titik awal konsolidasi lintas sektor dalam merumuskan solusi kolektif. Sekaligus menjawab permasalahan isu WASH di wilayah pesisir Kota Balikpapan. (*)
Editor : Sukri Sikki