Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jelang Idulfitri 2026, Polda Kaltim Antisipasi Curanmor hingga Pencopetan Saat Aktivitas Warga Meningkat

M Ibrahim • Jumat, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Djamaluddin Farti.
Djamaluddin Farti.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Idulfitri 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Kaltim, Kombes Pol Jamaluddin Farti, menegaskan peningkatan aktivitas masyarakat selama Lebaran berpotensi memicu berbagai tindak kejahatan.

“Fokus kami pada pencegahan kejahatan jalanan di titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan ruang publik lainnya,” ujarnya.

Sejumlah kejahatan yang diantisipasi antara lain pencopetan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga tindak kekerasan. Selain itu, peredaran minuman keras juga dinilai berisiko memicu gangguan kamtibmas.

Polda Kaltim juga memberikan perhatian khusus pada kawasan permukiman, terutama rumah warga yang ditinggal mudik. Kondisi tersebut dinilai rawan menjadi sasaran pencurian.

Untuk mengantisipasi hal itu, patroli rutin ditingkatkan dengan melibatkan personel reserse kriminal dan Samapta. Pengawasan difokuskan pada lingkungan perumahan agar tetap aman selama ditinggal penghuninya.

“Patroli kami intensifkan di kawasan perumahan untuk mencegah aksi pencurian rumah kosong,” jelasnya.

Sebelumnya, melalui Operasi Pekat Mahakam 2026 selama Ramadan, Polda Kaltim berhasil mengungkap 272 kasus dengan total 305 tersangka diamankan sebagai langkah preventif menekan angka kriminalitas.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#polda kaltim