Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

DPRD Balikpapan Dorong Kawasan Pesisir Kumuh Jadi Destinasi Wisata Warna-warni

Dina Angelina • Jumat, 27 Maret 2026 | 13:11 WIB

 

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri.
 

BALIKPAPAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendorong Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) untuk melakukan perombakan di kawasan kumuh pesisir. Proyek ini bertujuan mengubah wajah kawasan kumuh menjadi destinasi wisata estetik.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri mengatakan, konsep ini mengadopsi keberhasilan Kota Malang dan Palembang dalam menata permukiman pinggir sungai.

Menurutnya, penerapan estetika serupa sangat cocok untuk kondisi geografis Balikpapan yang didominasi kawasan pesisir. Pihaknya mendorong Disperkim menerapkan program khusus tersebut.

“Seperti Kampung Warna-warni di kota lain yang terbukti mampu menghilangkan kesan kumuh dan justru meningkatkan estetika kota,” ucapnya.

​Harapannya dari program ini juga mampu menciptakan nilai ekonomi baru melalui pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Namun tantangannya perlu kesadaran masyarakat pesisir mengelola tumpukan sampah menjadi sumber pendapatan.

​Saat ini, upaya penataan telah berjalan melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pemerintah Kota Balikpapan mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar dari APBD untuk menyasar 100 unit rumah setiap tahunnya.

​Bantuan diberikan dalam bentuk material bangunan senilai Rp 30 juta per rumah. “Fokus utama bantuan berada di tiga wilayah pesisir, yakni Balikpapan Timur, Balikpapan Kota, dan Balikpapan Barat,” sebutnya.

Nantinya untuk mematangkan rencana transformasi tersebut, Komisi III DPRD Balikpapan berencana melakukan kunjungan kerja ke Palembang guna mempelajari teknis pengelolaan permukiman di atas air.

“Ada rumah yang di pinggir laut atau di pinggir sungai,” imbuhnya. Dia meyakini, kondisi di Palembang mirip dengan Balikpapan. Sehingga bisa mudah menerapkan konsep yang sama. (*)

Editor : Sukri Sikki
#yusri #dprd balikpapan #rtlh #kawasan kumuh #komisi iii