KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Warga kawasan Jalan DI Panjaitan, RT 31, Sumber Rejo dikejutkan penemuan pria meninggal diduga gantung diri di dalam rumah. Korban diketahui bernama Alang Primandani (36).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah dengan terikat tali tambang biru. “Kami masih himpun keterangan saksi, olah TKP dan penyelidikan,” ujar Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwenang. Tak lama setelah menerima laporan masyarakat dan relawan kebencanaan Kota Balikpapan, Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan.
Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Iwan Pamuji, mengatakan personelnya diterjunkan guna membantu proses evakuasi jenazah setelah tim identifikasi dari Polresta Balikpapan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Polresta IKN Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Benteng Pengamanan Ibu Kota Baru
“Kami menerima informasi dari masyarakat dan relawan, kemudian personel langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi korban setelah proses pemeriksaan awal dilakukan pihak kepolisian,” ujarnya.
Suasana di sekitar lokasi sempat dipadati warga yang ingin mengetahui kejadian tersebut. Aparat kepolisian bersama personel Brimob kemudian melakukan pengamanan area guna memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan kondusif.
Sekitar pukul 12.30 Wita, jenazah korban dievakuasi menuju rumah sakit terdekat untuk menjalani proses visum. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Ponpes Ndholo Kusumo Pati: Santri Diduga Diperas dan Dicuci Otak oleh Kiai Ashari
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang.
Bagi masyarakat yang mengalami tekanan emosional atau melihat tanda-tanda krisis pada orang terdekat, penting untuk segera mencari dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, atau layanan konseling profesional agar kondisi dapat ditangani lebih dini. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo