KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Nyemplung di dunia modifikasi sudah sejak 2019, Arroza Zulkarnain menyebut jika Fazzio miliknya saat ini adalah yang paling niat. Mulai dari sisi warna, hingga tambahan beberapa aksesori agar skutiknya itu punya tampilan sporty-retro.
Paling mencolok terutama pada penggunaan warna dan grafis. Bodi motor didominasi warna putih gading atau krem, memberikan kesan bersih dan klasik.
Dia juga memberi aksen merah pada jok dan bodi samping. Jok motor dilapisi dengan warna merah cerah, yang juga disambung dengan aksen merah pada bagian bodi samping belakang motor.
Menciptakan kontras yang menarik dengan warna putih. "Jok itu dipanjangin, jadi custom. Nambah lagi," beber pria yang karib disapa Oza itu.
Paling menarik perhatian adalah grafis api (flame graphics). Ciri khas modifikasinya adalah adanya grafis berbentuk lidah api berwarna kuning-oranye yang ditempatkan di bagian leg shield depan (dek bawah) dan juga pada windshield kecil di atas lampu depan. Memberikan kesan hot rod atau kecepatan.
Gubahan juga Oza lakukan pasa windshield kustom. Berwarna putih yang dipasang di atas lampu depan, dengan grafis api. Agar semakin sporty, juga ditambah hand guard atau pelindung tangan. Warna oranye cerah dipasang pada stang, serasi dengan warna grafis api.
Spion juga tak luput dari modifikasi yang Oza lakukan untuk kategori "Gaya Gue". Grill depan (headlamp guard) hingga pelek dan ban juga tampil maksimal. Ditambah front rack berwarna hitam di bagian depan bodi, menambah fungsionalitas dan kesan klasik.
Secara keseluruhan, modifikasi menggabungkan elemen retro dengan sentuhan modern dan sporty melalui pemilihan warna yang berani dan grafis api yang dinamis. Ditanya bujet, Oza cukup blak-blakan. Dia memang seniat itu. "Sekitar Rp 7 jutaan. (Pasangnya) dibantu teman-teman," jawabnya.
Menariknya, dia memang mempersiapkan diri untuk Fazzio Modifest 2025. Sebelum mengetahui infonya, dia memang akan mengutak-atik bodi motornya. Segala item pendukung sudah dibeli jauh hari. "Begitu tahu ada Fazzio Modifest 2025, langsung dipasang semua. Cuma lima hari," lanjutnya lalu terkekeh.
Tak sia-sia, kerja kilat bersama kawan-kawannya itu membuahkan hasil. Namanya dipanggil sebagai si paling "Gaya Gue" saat pengumuman pemenang. Dinobatkan sebagai juara 1. Ke depan, diakui dia akan menambah item lain. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo