Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pentingnya Peran Perempuan dalam Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga, Atur Pengeluaran Sekaligus Pelaku UMKM 

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 20 Juli 2025 | 19:26 WIB

TELADAN: Ketua Iwapi Kalimantan Timur Ernawaty Gafar mengajak para perempuan jadi wirausahawan.
TELADAN: Ketua Iwapi Kalimantan Timur Ernawaty Gafar mengajak para perempuan jadi wirausahawan.
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Peran perempuan dinilai semakin krusial dalam menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga. Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi mikro di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global dan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kalimantan Timur Ernawaty Gafar menekankan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga menjadi pencari nafkah sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tangguh.

“Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, perempuan menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keluarga. Banyak ibu rumah tangga yang kini merangkap sebagai pelaku usaha, baik secara daring maupun konvensional, demi membantu memenuhi kebutuhan hidup,” tutur Ernawaty, Minggu (20/7).

Ia menambahkan peran perempuan dalam sektor UMKM sangat signifikan, karena mayoritas pelaku usaha kecil di Kaltim adalah perempuan. Mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar mereka.

“UMKM menjadi tulang punggung ekonomi nasional dan peran perempuan di sektor ini tidak bisa diabaikan. IWAPI terus mendorong pelatihan, pendampingan dan akses permodalan agar para perempuan pelaku usaha bisa naik kelas dan bertahan menghadapi tantangan ekonomi,” jelasnya.

Ditambah lagi, kata Ernawaty, kondisi kenaikan harga bahan pokok dan kebutuhan harian yang kian membebani keluarga menuntut peran aktif perempuan dalam mengelola keuangan rumah tangga secara cermat. Menurutnya, ketahanan keluarga dimulai dari dapur, dari cara seorang ibu mengatur pengeluaran hingga mencari alternatif sumber penghasilan.

“Ketahanan keluarga sangat bergantung pada kreativitas dan ketangguhan perempuan. Kita melihat bagaimana perempuan-perempuan Kalimantan Timur mampu memulai usaha dari rumah, seperti membuat makanan ringan, kerajinan tangan, hingga bisnis online,” tambahnya.

Ernawaty juga mendorong agar pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi dengan organisasi perempuan dan komunitas UMKM untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pemberdayaan perempuan secara menyeluruh. “Kita perlu menciptakan kebijakan yang berpihak pada perempuan, bukan hanya soal akses modal, tapi juga pelatihan digital, literasi keuangan, dan pemasaran,” ujarnya.

Di tengah tekanan global, perempuan tak lagi sekadar simbol ketahanan keluarga, tetapi telah menjelma sebagai aktor kunci dalam perekonomian lokal dan nasional. Peran mereka kini lebih nyata dari sebelumnya.

"Di Kaltim banyak para pengusaha atau pelaku UMKM perempuan yang mulai tumbuh. Kita harap mereka dapat terus berinovasi dan mengembangkan usaha mereka lebih baik lagi, apalagi di tengah persaingan yang kian kompleks. Hingga bagaimana menciptakan suatu produk yang bukan hanya dapat dinikmati masyarakat lokal tapi juga nasional maupun internasional, dari itu dukungan terhadap UMKM sangat memerlukan sentuhan dari seluruh pihak," tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pertumbuhan ekonomi #ketahanan ekonomi #pelaku usaha #peran perempuan #umkm