KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Kalimantan Timur bersiap menatap masa depan ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dalam pembukaan Kaltim Paradise of The East X Summer Fest 2025, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kaltim menegaskan arah baru pembangunan ekonomi yang tak hanya menekankan pertumbuhan, tetapi juga keseimbangan dengan kelestarian lingkungan.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali mengatakan, tema besar kegiatan adalah “Sinergi dan Inovasi untuk Mewujudkan Ekonomi Berkelanjutan di Kalimantan Timur”, menjadi simbol penting pergeseran paradigma ekonomi di Bumi Etam. "Sinergi dan inovasi menjadi kunci dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Ricky menjelaskan, berbagai program BI kini diarahkan untuk mendorong transisi ekonomi daerah yang lebih hijau dan inklusif. Salah satunya dengan memperkuat peran lembaga keuangan dalam pembiayaan hijau (green financing), mendukung pelaku usaha yang menerapkan prinsip ramah lingkungan, serta mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis keberlanjutan. "Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga bumi,” tambahnya.
Baca Juga: Gelar Kaltim Paradise of The East X SummerFest 2025, BI Kaltim Perkuat UMKM dan Literasi Rupiah
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyebut, arah pembangunan daerah kini bergerak menuju ekonomi hijau dan rendah karbon. Dia menilai, sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi kunci agar transformasi ekonomi hijau berjalan nyata, tidak hanya sebatas slogan.
"Kita ingin ekonomi Kaltim tidak hanya tumbuh cepat, tapi juga tumbuh sehat. Pembangunan yang kita lakukan harus berpihak pada alam dan generasi mendatang,” tegasnya, Rabu (5/11).
Rudy juga menyoroti pentingnya penguatan sektor-sektor nonmigas seperti pariwisata, energi bersih, dan ekonomi kreatif dalam mendukung transisi hijau. Menurutnya, Kaltim memiliki potensi besar untuk menjadi contoh daerah yang mampu menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkungan. "Event seperti ini memperlihatkan semangat kolaborasi lintas sektor, bagaimana kreativitas dan inovasi bisa menjadi bagian dari ekonomi hijau,” ujarnya.
Melalui semangat Paradise of The East, BI dan Pemprov Kaltim berharap ekonomi hijau tidak hanya menjadi wacana, tapi menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat, dari lembaga keuangan, pelaku usaha, hingga konsumen yang sadar lingkungan. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki