Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pertamina Luncurkan Biosolar Performance Tahun Depan, Apa Saja Keunggulannya?

Ari Arief • Kamis, 25 Desember 2025 | 14:45 WIB

Ilustrasi biosolar
Ilustrasi biosolar

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan rencana peluncuran bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, Biosolar Performance, yang dijadwalkan hadir pada awal 2026.

Inovasi ini secara khusus dihadayakan untuk menunjang aktivitas sektor industri yang memiliki beban kerja berat dan durasi operasional yang panjang.

Berbeda dengan varian Biosolar B40 standar, Biosolar Performance merupakan evolusi yang telah diperkaya dengan formula Pertatec (Pertamina Technology).

Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan aditif khusus yang memiliki fungsi detergen atau pembersih.

Baca Juga: KPI Luncurkan UltraDex dari Kilang Balikpapan, BBM Setara Euro 5 Dukung Transisi Energi

VP Business Development & Subsidiary Patra Niaga, Sigit Setiawan, menjelaskan bahwa produk ini dirancang untuk menjaga kebersihan sistem pembakaran dengan cara mengikis sisa-sisa endapan (deposit) pada injektor mesin diesel.

"Fungsi utama deterjensinya adalah memastikan komponen mesin tetap bersih, mengingat solar ini merupakan jantung penggerak mesin-mesin industri," jelasnya dalam sesi konferensi pers.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menyediakan solusi energi yang memberikan nilai lebih.

Menurutnya, Biosolar Performance disiapkan untuk meningkatkan keandalan serta efisiensi kerja para pelaku industri nasional agar tetap berkelanjutan.

Secara teknis, penggunaan bahan bakar ini membawa sejumlah keuntungan signifikan bagi mesin, di antaranya optimalisasi pembakaran dengan meningkatkan performa mesin secara keseluruhan, menurunkan kecenderungan filter bahan bakar tersumbat (filter blocking tendency), mengurangi frekuensi penggantian filter serta memangkas biaya perawatan rutin.

Dengan karakteristik tersebut, pelaku industri diharapkan dapat meminimalisir risiko downtime (waktu henti mesin) yang sering kali merugikan produktivitas.

Sebagai persiapan menuju peluncuran resmi, VP Industrial & Marine Fuel Pertamina Patra Niaga, Oos Kosasih, mengungkapkan bahwa produk ini telah melalui serangkaian uji coba di sektor strategis, seperti pertambangan serta hulu migas.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Jelang Nataru di Samarinda Aman

Rencananya, Biosolar Performance akan mulai dipasarkan secara komersial pada awal tahun 2026 melalui unit bisnis Industrial & Marine Fuel.

Selain menyediakan produk, Pertamina juga akan memberikan pendampingan teknis langsung bagi para konsumen industri guna memastikan hasil yang maksimal.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#biosolar #pertamina patra niaga #2026 #Biosolar Performance #Evolusi