Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Impor Kaltim Tembus USD839,74 Juta pada April 2026, Didominasi Kebutuhan Migas

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 5 Juni 2026 | 16:29 WIB
KONTRIBUSI: Impor migas masih mendominasi dengan kontribusi 87,86 persen, sedangkan impor nonmigas hanya 12,14 persen.
KONTRIBUSI: Impor migas masih mendominasi dengan kontribusi 87,86 persen, sedangkan impor nonmigas hanya 12,14 persen.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas impor Kalimantan Timur pada April 2026 menunjukkan akselerasi yang cukup tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat nilai impor mencapai USD839,74 juta atau meningkat 32,94 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan tersebut membuat total impor Kaltim selama empat bulan pertama tahun ini mencapai USD2,46 miliar. Dari jumlah itu, impor migas masih mendominasi dengan kontribusi 87,86 persen, sedangkan impor nonmigas hanya 12,14 persen.

Dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai, peningkatan impor April 2026 terjadi baik pada kelompok migas maupun nonmigas. Namun, kenaikan terbesar berasal dari sektor migas yang memiliki porsi paling besar dalam struktur impor daerah.

“Peningkatan nilai impor disebabkan karena naiknya nilai impor migas dan nonmigas masing-masing 33,82 persen dan 25,94 persen,” paparnya.

Baca Juga: Tak Hanya Sarpras, DPRD Balikpapan Minta Kemendikdasmen Penuhi Kuota Guru

Nilai impor migas pada April 2026 tercatat USD750,74 juta, naik dari USD561,01 juta pada Maret 2026. Di dalam kelompok tersebut, minyak mentah menjadi komoditas terbesar dengan nilai impor mencapai USD548,30 juta atau sekitar dua pertiga dari total impor migas Kaltim.

Sementara itu, impor hasil minyak mencapai USD166,22 juta setelah tumbuh 63,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pada April 2026 juga tercatat impor gas alam USD36,22 juta, setelah pada Maret 2026 tidak terdapat aktivitas impor untuk komoditas tersebut.

Di sisi nonmigas, nilai impor mencapai USD89 juta, meningkat dari USD70,67 juta pada bulan sebelumnya. Meski mengalami pertumbuhan 25,94 persen secara bulanan, kontribusi nonmigas terhadap total impor Kaltim masih relatif kecil dibandingkan kelompok migas.

Baca Juga: Desa Wisata Klempang Sari Paser Tembus Tiga Besar Tingkat Provinsi Kaltim 2026

Mas’ud menambahkan, jika dibandingkan April 2025, nilai impor Kaltim melonjak 120,20 persen. “Kenaikan tersebut disebabkan karena kenaikan impor migas sebesar 165,84 persen. Jika dilihat lebih rinci, peningkatan nilai impor migas terjadi pada komoditas minyak mentah, hasil minyak, dan gas alam,” tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#impor migas kaltim #Impor Kaltim April 2026 #Impor Kalimantan Timur #BPS KALTIM #Ekonomi Kalimantan Timur