Tergelincir pada Juli 2026, Nilai Ekspor Kaltim Masih Perkasa Tembus USD1,95 Miliar

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 10:33 WIB
TERKOREKSI: Nilai ekspor Kaltim turun 9,81 persen pada Juli dibanding bulan sebelumnya.
TERKOREKSI: Nilai ekspor Kaltim turun 9,81 persen pada Juli dibanding bulan sebelumnya.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas perdagangan luar negeri Kalimantan Timur pada Juli 2026 sempat melambat setelah menorehkan angka cukup tinggi sebulan sebelumnya. Catatan ekspor Bumi Etam pada bulan tersebut berada di angka USD 1,95 miliar atau setara USD 1.951,33 juta.

Raihan itu memperlihatkan penurunan sebesar 9,81 persen jika disandingkan dengan perolehan Juni 2026 yang menyentuh USD 2.163,67 juta. Lesunya pengiriman barang ke pasar internasional ini dipicu oleh penurunan performa pada sektor migas maupun nonmigas.

Baca Juga: Pemilihan Rektor Unmul 2026: Intip Program Unggulan Abdunnur, Rudianto, dan Fahrul Agus

Koreksi paling dalam dirasakan oleh sektor minyak dan gas bumi yang merosot tajam hingga 42,64 persen secara bulanan. Sementara itu, kelompok komoditas nonmigas terkoreksi lebih landai sebesar 6,95 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Mas’ud Rifai, memaparkan bahwa nilai ekspor migas pada Juli 2026 hanya mengumpulkan USD 99,58 juta. Angka itu menyusut signifikan dari bulan sebelumnya yang sempat mencapai USD 173,61 juta.

Penyusutan tersebut bersumber dari dua komoditas utamanya, yakni hasil minyak serta gas alam. Penjualan hasil minyak ke luar negeri tertekan ke posisi USD 56,15 juta dari sebelumnya USD 105,90 juta, disusul gas alam yang turun ke USD 43,43 juta dari catatan Juni sebesar USD 67,71 juta.

Baca Juga: Aset Mangkarat Bakal Digarap! DPRD Kaltim Siapkan Regulasi Perluas Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Di sisi lain, tumpuan utama perdagangan Kaltim tetap berada di pundak komoditas nonmigas meski kinerjanya juga ikut melandai. Sektor ini membukukan nilai transaksi sebesar USD1.851,75 juta pada Juli, lebih rendah dibanding capaian Juni yang berada di angka USD1.990,06 juta.

Kendati terjadi penurunan dalam hitungan bulanan, laju ekspor Benua Etam secara umum masih berada di jalur ekspansi jika disandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada Juli 2025, perolehan ekspor Kaltim berada di angka USD1.702,60 juta, sehingga secara tahunan performa Juli 2026 justru melompat 14,61 persen.

Mas’ud menggarisbawahi bahwa tren positif ini terlihat sangat nyata pada catatan kumulatif daerah. Terhitung sejak Januari hingga Juli 2026, total nilai transaksi ekspor Kaltim sudah menembus USD12.490,51 juta.

Baca Juga: Incar Potensi Ekonomi Ekologis! DPRD Kaltim Godok Aturan Pemungutan Jasa Lingkungan

Capaian kumulatif tersebut tumbuh 6,45 persen bila dibandingkan rentang waktu tujuh bulan pertama tahun 2025.

Pergerakan ini membuktikan bahwa koreksi yang terjadi pada Juli hanyalah dinamika bulanan di tengah fondasi ekspor Kaltim yang tetap kukuh sepanjang tahun berjalan. (*)

Editor : Dwi Restu A
Juli turun ekspor kalimantan timur