Dikecam UEFA dan AFC, Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Tuai Kontroversi

Ilmidza • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB
Presiden FIFA.
Presiden FIFA.

 KALTIMPOST.ID, Rencana Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk menjual sebagian saham operasional Piala Dunia menuai penolakan keras dari berbagai asosiasi sepak bola dunia. FIFA berniat membentuk anak perusahaan swasta bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Meskipun mengklaim akan tetap memegang porsi saham mayoritas, FIFA menargetkan dana segar hingga 4,2 miliar Dolar AS (sekitar Rp75,94 triliun) pada akhir tahun ini dari skema tersebut.

​Presiden FIFA, Gianni Infantino, dilaporkan telah menyebarkan surat kepada asosiasi anggota. Dalam surat tersebut, ia menjanjikan dana hibah sebesar 40 juta Dolar AS (sekitar Rp723,3 miliar) bagi setiap asosiasi yang bersedia mendukung rencana ini, dengan syarat dokumen dukungan ditandatangani paling lambat 19 September.

​Penolakan Keras dari Berbagai Konfederasi

​Langkah sepihak yang diambil FIFA ini memicu gelombang kritik dari konfederasi sepak bola di berbagai belahan dunia:

Editor : Ilmidza
Presiden FIFA Gianni Infantino