KALTIMPOST.ID, BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang telah merampungkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP.
Hasilnya, terdapat 40 kuota sisa pada tiga jalur yang sebelumnya dibuka. Meliputi mutasi, prestasi non-akademik, dan prestasi nilai ujian sekolah (NUS).
Baca Juga: Sisa 65 Kuota di SPMB SMA Bontang Tahap Pertama, Ini Rinciannya
Plt Kepala Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, pengumuman telah dilakukan melalui aplikasi SPMB serta di tiap sekolah. Selanjutnya, nama yang tercantum dalam seleksi diwajibkan untuk menjalani tahapan berikutnya.
“Proses daftar ulang sesuai juknis dijadwalkan 23 hingga 25 Juni mendatang,” kata Saparuddin.
Berdasarkan kuota sisa, terbanyak menyasar di SMP 4 dengan 10 slot. Mengingat untuk jalur mutasi hanya terdapat satu pendaftar dari 10 kuota yang telah ditetapkan.
Kondisi ini berbeda dengan jenjang SD beberapa waktu lalu karena kuota sisa mencapai hingga satu rombongan belajar (rombel) atau 28 ke atas. Paling sedikit sisa kuota menyasar SMP 5 dengan satu kursi tersisa. “Kuota sisa nantinya diperuntukkan untuk calon siswa baru inklusi,” ucapnya.
Diketahui, jumlah pendaftar SPMB jenjang SMP di Bontang untuk tahap dua mencapai 842 dari 882 kuota delapan sekolah. Khususnya sekolah yang melaksanakan SPMB secara online. Kuota sisa terbanyak menyasar jalur mutasi.
Baca Juga: Komitmen untuk Kesehatan Masyarakat, Pupuk Kaltim Bantu Pembangunan Pustu Guntung Rp2,28 Miliar
Mengingat jalur ini diperuntukkan untuk calon siswa baru yang berasal sebelumnya dari luar Bontang. “Jalur ini memang untuk mengakomodasi pendaftar dari luar Bontang karena ada perpindahan tugas pekerjaan orangtua,” tutur dia.
Sementara untuk jalur prestasi NUS berjalan ketat. Mengingat pergeseran terjadi mengacu nilai ujian sekolah pendaftar. Pendaftar sebelumnya diberi kebebasan memilih tiga sekolah yang diinginkan. Sistem akan melakukan pergeseran ketika tersisih di pilihan pertama. (*)
Editor : Ery Supriyadi