Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jargas Bontang Bertambah 2.000 SR, DPRD Optimistis Kebutuhan Warga Hampir Terpenuhi

Adhiel kundhara • Rabu, 1 April 2026 | 14:03 WIB
Rustam
Rustam

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Program jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Bontang kembali mendapat tambahan sambungan sebanyak 2.000 sambungan rumah (SR). Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menyebut penambahan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya belum terakomodasi.

Menurut Rustam, tambahan SR tersebut memungkinkan cakupan layanan jargas semakin luas, bahkan mendekati kebutuhan total masyarakat. Ia menjelaskan, sejak awal pendistribusian dilakukan berdasarkan jalur pipa yang tersedia serta jumlah permohonan warga di tiap wilayah.

“Alhamdulillah dengan tambahan 2.000 SR ini, hampir semua kebutuhan masyarakat untuk jargas di Kota Bontang bisa ter-cover,” kata Rustam, (1/4/2026).

Baca Juga: Soal Mobil Dinas ke Tempat Wisata, DPRD Bontang Minta Sanksi Tegas dan Transparan

Namun demikian, Politikus Partai Golkar ini mengakui masih terdapat sekitar 1.090 sambungan rumah yang belum terlayani. Ia berharap kekurangan tersebut dapat diatasi melalui optimalisasi jaringan pipa induk yang sudah ada.

“Masih ada sekitar seribuan yang belum. Mudah-mudahan dalam perjalanan ke depan, kita bisa melakukan penyesuaian atau pengembangan dari pipa induk,” ucapnya.

Jika bantuan dari pemerintah pusat belum mencukupi, DPRD Bontang membuka peluang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap jargas.

“Kalau memang belum ada bantuan pusat, sementara kebutuhan masyarakat mendesak, tentu kita pertimbangkan subsidi dari APBD,” tutur dia.

Lebih lanjut, Rustam juga menyoroti wilayah Bontang Lestari yang hingga kini belum memiliki jaringan pipa induk. Kondisi geografis yang cukup jauh dari pusat kota, yakni sekitar 329 kilometer, menjadi tantangan utama dalam pengembangan jargas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Pemkot Balikpapan Kaji WFH ASN, Respons Imbauan Pusat Tekan Konsumsi BBM

“Bontang Lestari memang belum ada pipa induknya, jadi perlu pembangunan jaringan baru secara menyeluruh,” terangnya.

Rustam menilai, pembangunan jaringan baru harus direncanakan secara matang, mengingat sebaran permukiman di wilayah tersebut cukup terpencar. Seperti di kawasan Teluk Kadere, Nyerakat, hingga Perum KORPRI.

Meski demikian, ia optimistis pemerataan jargas di seluruh wilayah Bontang tetap dapat terwujud. Pihaknya akan terus mendorong dukungan dari pemerintah pusat melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kita akan terus berjuang agar tahun depan bisa masuk program APBN. Karena Bontang ini juga diproyeksikan sebagai percontohan kota gas oleh pemerintah pusat,” sebutnya.

Diketahui Kota Bontang awalnya mendapat jatah untuk pemasangan SR jargas sebanyak 10.533 pada tahun ini. Namun setelah kunjungan Pemkot Bontang ke Kementerian ESDM jumlah bertambah 2.000 SR. (*)

Editor : Duito Susanto
#sambungan rumah #DPRD Bontang #anggaran pendapatan dan belanja daerah #partai golkar #jaringan gas