BERIKAN MOTIVASI: Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam melepas kontingeen panjat tebing di Kejurprov kelompok usia. ADIEL KUNDHARA/KP
KALTIMPOST.ID, BONTANG–Perjuangan atlet panjat tebing Kota Bontang yang akan berlaga di Kejurprov kelompok umur mendapat suntikan semangat dari Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam. Andi Faiz melepas kontngen tersebut, Selasa (12/5) di Rujab Ketua DPRD Bontang.
Dia mengatakan, para atlet yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat dari sekian banyak anak-anak di Bontang. Karena itu, dia meminta seluruh atlet bangga sekaligus menjaga nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.
“Berbanggalah kalian karena sudah dipercaya mewakili Kota Bontang. Ini adalah hasil proses seleksi dan pertimbangan dari para pelatih,” kata Andi Faiz.
Dia mengapresiasi keseriusan pengurus baru Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bontang yang dinilai mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam pembinaan atlet.
Menurutnya, beberapa tahun terakhir perkembangan olahraga panjat tebing di Bontang sempat kurang terlihat.
Namun kini, latihan rutin dan pembinaan atlet mulai berjalan lebih aktif. “Saya sering melihat latihan sore maupun pagi. Ini menunjukkan ada keseriusan dari pengurus baru untuk membangun prestasi panjat tebing Bontang,” ucapnya.
Politikus Golkar itu optimistis Bontang mampu menjadi salah satu daerah dengan pembinaan atlet panjat tebing terbaik di Kalimantan Timur. Karena itu, Kejurprov Junior disebut menjadi langkah awal penting menuju jenjang yang lebih tinggi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas hanya karena berhasil menjadi wakil daerah di tingkat provinsi. Ia meminta mereka terus meningkatkan kemampuan dan disiplin selama menjalani latihan.
“Jangan cepat puas. Baru mewakili Kota Bontang belum ada apa-apanya. Jadikan ini sebagai pembuktian bahwa kalian memang yang terbaik,” tutur dia..
Selain kemampuan teknik, ia menilai sikap dan perilaku atlet juga menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan karier olahraga. Atlet diminta menghormati pelatih, disiplin, dan menjaga etika selama berada di luar daerah.
Menurutnya, pelatih dan pengurus tidak bisa mengawasi atlet selama 24 jam ketika berada di arena pertandingan. Karena itu, seluruh atlet diminta mampu menjaga nama baik Kota Bontang.
“Hari ini kita tidak hanya bicara soal skill, tapi juga adab dan perilaku. Atlet yang hebat adalah atlet yang punya sikap baik,” terangnya.
Di akhir sambutan, Andi Faiz turut memberikan dukungan pribadi kepada para atlet berupa uang saku sebesar Rp 200 ribu untuk masing-masing peserta. Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan selama mengikuti kejuaraan.
“Gunakan untuk hal yang bermanfaat, buat makan dan kebutuhan selama di sana. Jangan dipakai untuk hal yang tidak penting,” pesannya.
Ia berharap para atlet mampu membawa pulang prestasi sekaligus mengharumkan nama Kota Bontang di ajang Kejurprov FPTI Kaltim 2026.
Tak hanya itu, 16 atlet yang berlaga juga diminta untuk mengucapkan target secara pribadi. Bonus akan diberikan kepada mereka yang berhasil melampui target tersebut.
Berdasarkan pengakuan tiap atlet, 14 emas, 1 perak, dan 1 perunggu menjadi target kontingen. Tim Bontang bakal turun di kelompok usia 13, 15, 17, dan 19.
Baik sektor putra maupun putri. Atlet akan mengikuti Kejurprov kelompok usia di Samarinda pada 13-16 Mei mendatang. (*)