BONTANG – SMK 2 Bontang akhirnya mendapat lampu hijau dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur untuk mengisi sisa kuota Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 86 kursi yang masih kosong mulai diisi pada Selasa (7/7).
Kepala SMK 2 Bontang Nurwahidah mengatakan, persetujuan dari Disdikbud Kaltim diterima pada Senin (6/7) sekitar pukul 23.00 Wita. Setelah izin diterbitkan, sekolah langsung membuka layanan pengisian sisa kuota. "Persetujuannya sudah ada," ujarnya kepada Kaltim Post.
Menurut Nurwahidah, pengisian sisa kuota hanya dilaksanakan selama satu hari. Langkah itu dilakukan agar seluruh kursi yang masih tersedia dapat segera terisi sebelum tahun ajaran baru dimulai.
"Rencananya hari ini. Pelaksanaannya hanya satu hari. Harapannya seluruh kuota yang tersisa bisa terpenuhi," katanya.
Sebelumnya, SMKN 2 Bontang harus menunda pengisian sisa kuota karena masih menunggu persetujuan dari Kepala Disdikbud Kaltim. Sekolah telah mengajukan surat permohonan sejak Jumat (3/7) malam, namun baru memperoleh jawaban beberapa hari kemudian.
Baca Juga: Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026 Hingga Final Lengkap, Spanyol vs Belgia dan Inggris vs Norwegia
Dengan terbitnya persetujuan tersebut, sekolah kini dapat menerima calon peserta didik untuk mengisi 86 kursi yang tersebar di empat kompetensi keahlian.
Rinciannya, kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan masih menyisakan 13 kursi dari total kuota 66 siswa. Hingga penutupan SPMB reguler, jumlah pendaftar baru mencapai 53 orang.
Selanjutnya, Agribisnis Perikanan Air Tawar masih memiliki 20 kursi kosong. Dari kuota 34 siswa, pendaftar yang diterima baru 14 orang.
Baca Juga: Bank Indonesia Soroti Risiko Cuaca terhadap Pangan, TPID Perbanyak Intervensi Pasar
Sementara itu, Nautika Kapal Penangkap Ikan menjadi program keahlian dengan sisa kuota terbanyak. Dari daya tampung 34 siswa, hanya dua orang yang mendaftar sehingga masih tersedia 32 kursi.
Adapun kompetensi keahlian Teknika Kapal Penangkap Ikan masih menyisakan 21 kursi. Dari kuota 35 siswa, jumlah pendaftar baru mencapai 14 orang.
Di sisi lain, empat kompetensi keahlian telah memenuhi daya tampung, yakni Nautika Kapal Niaga, Teknika Kapal Niaga, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, serta Teknik Komputer dan Jaringan.
Nurwahidah berharap kesempatan pengisian sisa kuota ini dimanfaatkan oleh calon peserta didik yang belum diterima di sekolah negeri. Proses pendaftaran menggunakan persyaratan yang sama seperti SPMB reguler, dengan melengkapi dokumen administrasi sesuai ketentuan.
Dia optimistis seluruh kursi yang masih tersedia dapat terisi sehingga seluruh kompetensi keahlian di SMK 2 Bontang dapat membuka kelas secara optimal pada tahun ajaran 2026/2027. (*)
Editor : Dwi Restu A