Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dinas PUPRK Bontang Benahi Jalan Bergelombang dan Bollard Rusak, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas

Adhiel kundhara • Minggu, 12 Juli 2026 | 17:39 WIB
PERBAIKI: Dinas PUPRK Bontang melakukan penanganan terhadap sarana bollard yang rusak di trotoar Jalan MT Haryono. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
PERBAIKI: Dinas PUPRK Bontang melakukan penanganan terhadap sarana bollard yang rusak di trotoar Jalan MT Haryono. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

BONTANG- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK) Bontang terus mengintensifkan pemeliharaan infrastruktur demi menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Melalui Tim Bontang Reaksi Cepat (BRC), perbaikan difokuskan pada ruas Jalan Bhayangkara yang mengalami gelombang serta pembatas trotoar (bollard) yang rusak di Jalan MT Haryono.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kota memastikan fasilitas publik tetap berfungsi optimal dan aman digunakan oleh masyarakat. Di Jalan Bhayangkara, Tim BRC melakukan penanganan terhadap sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan berupa permukaan bergelombang. Kondisi tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengendara, terutama saat arus lalu lintas padat maupun ketika hujan.

Untuk memberikan hasil yang lebih tahan lama, petugas menerapkan metode pengecoran atau rigid pavement pada titik-titik kerusakan. Metode ini dipilih karena dinilai memiliki daya tahan lebih baik terhadap beban kendaraan yang melintas setiap hari.

Sementara itu, di Jalan MT Haryono, tim juga bergerak memperbaiki sejumlah bollard besi yang ditemukan dalam kondisi patah. Fasilitas tersebut memiliki fungsi penting sebagai pembatas antara jalur kendaraan dan area pejalan kaki agar trotoar tidak digunakan kendaraan bermotor.

Alih-alih melakukan penggantian secara menyeluruh, Tim BRC memperbaiki struktur bollard yang rusak dengan memperkuat kembali dudukan tiangnya sehingga dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Kepala Dinas PUPRK Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan pemeliharaan infrastruktur menjadi salah satu prioritas instansinya karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

"Tim BRC kami terus bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan maupun hasil pemantauan di lapangan. Jalan yang rusak maupun fasilitas pendukung seperti bollard harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat," kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini. 

Menurutnya, penggunaan metode rigid pavement di Jalan Bhayangkara diharapkan mampu memberikan solusi yang lebih permanen dibandingkan perbaikan biasa. Dengan demikian, kualitas jalan dapat bertahan lebih lama meski dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi.

"Perbaikan yang kami lakukan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mempertimbangkan kekuatan konstruksi sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," ucapnya. 

Ia menambahkan, keberadaan bollard di kawasan trotoar juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Karena itu, fasilitas yang mengalami kerusakan harus segera dipulihkan agar tetap berfungsi sebagai pengaman.

Selain melakukan perbaikan, DPUPRK Bontang juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Kesadaran bersama dinilai menjadi faktor penting agar infrastruktur kota tetap terawat dan dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lebih lama.

"Kami berharap masyarakat ikut menjaga aset daerah. Infrastruktur yang baik akan memberikan manfaat bagi semua pihak apabila dirawat bersama," pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
DPUPRK Bontang Benahi Jalan Much Cholis Edi Prabowo Tim Bontang Reaksi Cepat