KALTIMPOST.ID, BONTANG - Proyek pembangunan jalan inspeksi di Sungai Bontang dan Sungai Dahlia yang berlokasi di kawasan Jalan Simon Tampubolon mulai dikerjakan.
Hingga pertengahan Juli 2025, progres fisik proyek tersebut masih berada di kisaran 5 persen karena pekerjaan baru berjalan sekitar satu bulan.
Kabid Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang Edi Suprapto menjelaskan, capaian tersebut masih sesuai tahapan pelaksanaan.
Sebab, saat ini kontraktor masih mempersiapkan pekerjaan utama, termasuk menunggu material turap berbahan beton pracetak (precast) yang diproduksi di pabrik. "Proyek ini memang baru mulai sekitar satu bulan, sehingga progresnya masih sekitar 5 persen," kata Edi Suprapto.
Baca Juga: Komisi II Dorong Varia Niaga Garap Aset Menganggur, Target PAD Samarinda Tembus Rp2 Miliar
Ia menjelaskan, pekerjaan yang dilaksanakan bukan hanya pembangunan jalan inspeksi, tetapi juga pembangunan dinding penahan tanah (DPT) atau turap. Kedua pekerjaan tersebut dikerjakan dalam satu paket proyek sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bersamaan.
Menurutnya, jalan inspeksi yang dibangun memiliki lebar 5 meter dan berada di dua lokasi, yakni sepanjang bantaran Sungai Dahlia dan Sungai Bontang. Khusus jalan inspeksi, panjang penanganannya diperkirakan mencapai sekitar 400 meter.
Edi menerangkan, pembangunan di Sungai Bontang merupakan kelanjutan dari penataan yang telah dilakukan sebelumnya. Sementara di Sungai Dahlia, turap sudah tersedia pada sebagian titik, namun jalan inspeksinya hanya satu sisi.
Baca Juga: Jalan Bergelombang di Dua Titik Vital Bontang Ditambal, Akses ke RS PKT Jadi Prioritas
Ia menambahkan, keberadaan jalan inspeksi nantinya tidak hanya berfungsi sebagai akses saat terjadi banjir, tetapi juga mendukung kegiatan operasi dan pemeliharaan sungai.
"Jalan inspeksi ini akan memudahkan akses ketika dilakukan normalisasi sungai maupun kegiatan pemeliharaan rutin. Selain itu juga membantu akses saat penanganan kondisi darurat," ucapnya.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh PT Rimba Nuansa Asri dengan konsultan supervisi PT Antusias Raya KSO CV Karya Johar Konsultan. Masa pelaksanaan ditetapkan selama 210 hari kalender. "Pemenang proyek ini berasal dari perusahaan luar Bontang," tutur dia.
Proyek Pembangunan Jalan Inspeksi Sungai Bontang di Jalan Simon Tampubolon dan Jalan Inspeksi Sungai Dahlia memiliki pagu anggaran sebesar Rp30.258.203.000. Saat ini, kontraktor masih menunggu kedatangan material utama berupa beton precast untuk pembangunan turap sebelum pekerjaan mayor dapat dipercepat.
"Kami optimistis pengerjaan dapat rampung sebelum akhir kontrak. Durasi kontrak yakni 210 hari. Terhitung bulan lalu," pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo