Meringankan Beban Orang Tua! Neni Moerniaeni Garansi Program Bantuan Sekolah Gratis 2027

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB
BAGIKAN SERAGAM GRATIS: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan paket perlengkapan sekolah gratis di SD 006 Bontang Utara. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)
BAGIKAN SERAGAM GRATIS: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan paket perlengkapan sekolah gratis di SD 006 Bontang Utara. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID- Program perlengkapan sekolah gratis Pemkot Bontang dipastikan berlanjut pada 2027. Program yang menyasar peserta didik mulai jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) itu dinilai memberikan manfaat langsung bagi murid dan orang tua.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, seluruh perlengkapan sekolah yang menjadi bagian program tahun ini telah selesai dikerjakan dan didistribusikan. Proses penyaluran dilakukan melalui sekolah-sekolah penerima. “Sudah selesai dan sudah didistribusikan,” kata Neni saat mendistribusikan perangkat sekolah gratis di SD 006 Bontang Utara, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, dalam proses penyaluran tersebut masih terdapat sejumlah sekolah yang menginginkan kehadiran dirinya secara langsung. Karena itu, Neni mendatangi beberapa sekolah untuk bertemu dengan murid maupun pihak sekolah sekaligus menyaksikan penyerahan perlengkapan sekolah tersebut.

Baca Juga: Resmikan 7 Satuan Pendidikan, Andi Harun Tegaskan Efisiensi APBD Tetap Pro-Pendidikan

Program itu melibatkan pelaku usaha lokal, khususnya penjahit yang berada di Kota Bontang. Neni menyebut terdapat 62 penjahit lokal yang terlibat dalam pengerjaan seragam sekolah gratis tersebut. Keterlibatan penjahit lokal menjadi bagian penting karena program tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Di sisi lain, kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku usaha dan jasa jahit di daerah untuk mendapatkan pekerjaan dari pemerintah. Neni menegaskan, program tersebut tidak berhenti pada 2026. Pemkot Bontang akan kembali mengalokasikan program perlengkapan sekolah gratis pada tahun depan. “Tetap ada, tetap ada,” tutur dia. Neni menyebut keberlanjutan program tersebut tidak lepas dari tingginya antusiasme masyarakat. Perlengkapan sekolah gratis dinilai sangat dinantikan murid maupun orang tua.

Menurutnya, meskipun nilai bantuan yang diberikan mungkin tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan keseluruhan kebutuhan pendidikan anak, bantuan tersebut tetap mempunyai arti bagi keluarga. “Karena itu sangat dinantikan sama murid, sama orang tua, sangat membantu walaupun mungkin nilainya tidak besar,” terangnya.

Baca Juga: Sewa Mobil Dinas Pemkot Samarinda Diaudit, Penyedia Kembalikan Rp 3,7 Miliar

Diketahui paket perlengkapan sekolah gratis ini yakni seragam, tas, sepatu, dan buku tulis. Distribusi ini menyasar pelajar di sekolah swasta maupun negeri.  Diketahui, Pemkot Bontang mengucurkan anggaran program bantuan perlengkapan sekolah gratis sebesar Rp24,27 miliar. Berdasarkan data tersebut, pengadaan seragam SD untuk 19.970 siswa dianggarkan Rp7.279.065.000. Sementara seragam SMP bagi 9.850 siswa dialokasikan Rp3.734.135.000.

Seragam terdiri atas atasan berbahan poliester fibre blended dan bawahan American Celebrity drill, lengkap dengan atribut sekolah. Selain seragam, Disdikbud menyiapkan anggaran sepatu sekolah berbahan mesh atau berpori. Untuk siswa SD, anggaran sepatu mencapai Rp4.405.382.000, sedangkan sepatu SMP sebesar Rp2.172.910.000. Pengadaan tas sekolah model punggung turut masuk dalam program tersebut. Tas SD dianggarkan Rp3.265.095.000 dan tas SMP Rp1.610.475.000.

Pemkot Bontang juga mengalokasikan anggaran untuk buku tulis. Buku tulis SD sebanyak 19.970 paket dianggarkan Rp1.208.185.000, sedangkan buku tulis SMP sebanyak 9.850 paket dialokasikan Rp595.925.000. Buku tulis tersebut menggunakan desain sampul khusus atau kustom. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
bontang seragam gratis bontang Pendidikan Bontang Neni Moerniaeni pemkot bontang