KALTIMPOST.ID, NUSANTARA- Kawasan Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diresmikan Presiden Joko Widodo, pada Rabu (14/8).
Peresmian tersebut diklaim menandai pencapaian penting dalam pembangunan ibu kota negara baru, yang sudah dimulai sejak akhir tahun 2022.
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan IKN kini makin menunjukkan hasil yang nyata.
Tidak hanya dalam bentuk infrastruktur dasar, tetapi pembangunan juga dilakukan dalam hal penyediaan berbagai fasilitas pendukung yang memperkaya keistimewaan IKN.
"Penataan ini meliputi pembangunan plaza seremoni, jalur pejalan kaki, jalur pesepeda, shared street, visitor center, amfiteater, galeri UMKM, dan forest trail," katanya.
Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menambahkan bahwa Sumbu Kebangsaan merupakan ruang terbuka.
Lokasi tersebut melambangkan keharmonisan hubungan antara manusia dengan tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan sesama.
Dia pun berharap agar Sumbu Kebangsaan dapat menjadikan IKN sebagai kota yang harmonis.
"Saya berharap kehadiran Sumbu Kebangsaan yang dilandasi filosofi keluhuran hubungan Tuhan, manusia, dan alam ini akan menjadikan ibu kota negara Nusantara sebagai kota yang harmonis, nyaman, dan damai," ucap presiden dua periode ini.
Untuk diketahui, proyek pembangunan Sumbu Kebangsaan dilaksanakan sejak Desember 2022 hingga Desember 2023 dengan total biaya sebesar Rp 381,7 miliar.
Peresmian tersebut menandai langkah maju dalam upaya pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus sebagai simbol persatuan dan kebangsaan Indonesia.
"Desember 2022 lalu, areal ini mulai dibangun oleh rekan-rekan Kementerian PUPR. Dan selang kurang lebih 20 bulan sudah jadi seindah ini. Tentunya ini terbangun atas spirit dan kerja sama yang erat antar elemen Bangsa Indonesia," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni.(*)
Editor : Thomas Priyandoko