Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pakar Belanda Sebut IKN sebagai 'Laboratorium Hidup' Terbesar di Dunia? Ini Alasannya

Ari Arief • Senin, 9 Februari 2026 | 12:49 WIB

RISET: OIKN gandeng LDE Belanda dan Unmul perkuat riset IKN menuju kota dunia.
RISET: OIKN gandeng LDE Belanda dan Unmul perkuat riset IKN menuju kota dunia.

KALTIMPOST.ID, IKN-Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat basis riset dan pengembangan kota berkelanjutan dengan menggandeng konsorsium universitas ternama dari Belanda serta perguruan tinggi lokal.

Kolaborasi strategis ini bertujuan menjadikan ibu kota baru sebagai pusat inovasi pendidikan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya. Fokus utamanya adalah pada riset pembangunan perkotaan yang selaras dengan alam.

Baca Juga: Siap Digunakan untuk Tarawih, Pembangunan Masjid Negara IKN Capai 99 Persen

"Ini adalah tindak lanjut untuk memastikan bahwa pembangunan IKN didasarkan pada riset yang kuat, terutama dalam pengelolaan lanskap dan prinsip keberlanjutan," ujar Myrna di Kota Nusantara, akhir pekan ini.

Kemitraan dengan konsorsium Leiden-Delft-Erasmus (LDE) Universities asal Belanda ini terbukti menarik minat besar dari komunitas akademis internasional.

Banyak mahasiswa program Master dari berbagai disiplin ilmu mulai melirik IKN sebagai objek penelitian utama mereka.

Kepala Riset Departemen Urbanisme Delft University of Technology, Steffen Nijhuis, menyebut Nusantara sebagai "Living Lab" atau laboratorium hidup berskala dunia.

Menurutnya, IKN memberikan peluang langka bagi para ahli untuk melihat langsung implementasi teori perkotaan masa depan.

Baca Juga: ADVOKAI Gelar Diskusi Publik KUHP & KUHAP Baru di IKN, Hadirkan 320 Aparat Penegak Hukum Kaltim

"Nusantara bukan hanya laboratorium untuk Indonesia, tapi bagi dunia. Kami sangat antusias berdiskusi dengan para perencana muda yang sedang membangun kota ini," kata Nijhuis.

Penguatan Kapasitas SDM Lokal

Selain riset, kolaborasi ini mencakup program pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang komprehensif, meliputi program magang dan studi dengan membuka peluang bagi talenta lokal untuk menimba ilmu di Belanda.

Kemudian, kursus singkat meliputi pelatihan intensif untuk peningkatan kapasitas staf Otorita IKN. Forum diskusi inovatif yang merupakan wadah pertukaran ide bagi pegawai muda dalam merumuskan konsep tata kota masa depan.

Dukungan dari akademisi lokal juga menjadi pilar penting. Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Irawan Wijaya Kusuma, menekankan bahwa keterlibatan generasi muda saat ini adalah kunci keberhasilan jangka panjang.

"Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, tanggung jawab besar pengelolaan IKN akan berpindah ke pundak generasi muda. Forum-forum pengetahuan seperti ini menjadi modal penting bagi mereka untuk meneruskan visi pembangunan berkelanjutan di Nusantara," jelas Irawan.

Dengan adanya kolaborasi lintas negara ini, Otorita IKN menegaskan posisinya sebagai ruang belajar terbuka yang tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun peradaban melalui riset, inovasi, dan kepemimpinan masa depan. (*)

Editor : Almasrifah
#belanda #inovasi #universitas #IKN #Universitas Mulawarman #pendidikan