Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Belanja Pemerintah Ngebut 15,95 Persen: Ekonomi Kaltim Ikut Terdongkrak 0,88 Secara Kuartal

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 7 November 2025 | 12:35 WIB

 

Pertumbuhan terbesar datang dari sisi pengeluaran pemerintah. Tumbuh signifikan 15,95 persen.   
Pertumbuhan terbesar datang dari sisi pengeluaran pemerintah. Tumbuh signifikan 15,95 persen.  
 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pada Triwulan III 2025, ekonomi Bumi Etam mencatat pertumbuhan 0,88 persen dibanding Triwulan II 2025 quarter-to-quarter (q-to-q). Pertumbuhan terutama didorong oleh lonjakan belanja pemerintah yang meningkat tajam.

Pertumbuhan terbesar datang dari sisi pengeluaran pemerintah. Komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi dari sisi PDRB Pengeluaran adalah Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-Pemerintah) yang tumbuh signifikan 15,95 persen.

Selain belanja pemerintah, dua komponen lain juga menunjukkan tren positif. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) naik 3,22 persen, sementara Ekspor Barang dan Jasa tumbuh 0,47 persen dibanding triwulan sebelumnya.

Meski begitu, konsumsi masyarakat sedikit menurun. Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) mengalami kontraksi 0,63 persen, sedangkan Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (PK-LNPRT) turun lebih dalam hingga 7,88 persen. Adapun Impor Barang dan Jasa tumbuh 1,65 persen, yang berperan sebagai faktor pengurang dalam PDRB menurut pengeluaran.

“Jika ditinjau dari sumber pertumbuhan ekonomi antar triwulan, PMTB dan pengeluaran pemerintah menjadi penopang utama laju ekonomi,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar.

Pada Triwulan III-2025 andil positif terbesar berasal dari Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-Pemerintah) masing-masing 0,94 persen dan 0,55 persen.

Sementara itu, Net Ekspor, PK-RT, dan PK-LNPRT masih memberikan andil negatif terhadap pertumbuhan, masing-masing 0,46 persen, 0,09 persen, dan 0,04 persen. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pertumbuhan ekonomi #BPS KALTIM #Yusniar Juliana