Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kaltara-Kaltim Kepung Keterisolasian Perbatasan, Jalan Tembus Mahulu-Malinau Dikebut

Ari Arief • Rabu, 1 Juli 2026 | 10:36 WIB
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala (kiri) bersama Gubernur Kaltim, Rudy Mas
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala (kiri) bersama Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud.(IST)

KALTIMPOST.ID,KALTIM-Upaya memotong rantai mahalnya harga kebutuhan pokok di wilayah pedalaman terus diakselerasi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) kini tengah mengebut penyelesaian infrastruktur jalan yang menghubungkan kawasan perbatasan kedua provinsi.

Langkah taktis ini dibahas langsung dalam pertemuan lintas daerah antara Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, dengan jajaran Pemprov Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (30/6). Fokus utamanya adalah mengevaluasi teknis lapangan dan mempercepat pemanfaatan ruas jalan penghubung darat yang menjadi urat nadi logistik tersebut.

Baca Juga: ASN Kemenag PPU Diwanti-wanti Jaga Etika, Pelanggaran Fatal Sanksinya Pemecatan

"Bagi Kaltara, jalan tembus ini adalah prioritas utama. Infrastruktur yang mantap menjadi kunci mutlak untuk melancarkan arus barang, yang otomatis akan menurunkan harga sembako di kawasan perbatasan dan pedalaman," tegas Ingkong Ala kepada Kaltim Post, Rabu (1/7).

Titik berat pengerjaan fisik bertumpu pada interkoneksi dua wilayah. Sinergi ini ditargetkan menuntaskan pembangunan jalan sepanjang 120 kilometer di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Kaltim), yang akan tersambung dengan jalur sepanjang 22 kilometer di Kecamatan Apau Kayan, Kabupaten Malinau (Kaltara).

Baca Juga: Harga Pangan di PPU Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Alami Kenaikan Tertinggi

Proyek strategis ini merupakan kelanjutan dari komitmen resmi lewat Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua provinsi yang sempat disepakati di Tarakan pada Agustus tahun lalu. Pihak Kaltara pun mengapresiasi respons cepat jajaran Pemprov Kaltim untuk urusan pemeliharaan dan pembukaan jalur ini.

Ingkong Ala optimistis, jika interkoneksi Mahulu-Malinau ini klop, geliat ekonomi di beranda negara tidak lagi lesu. "Melalui kolaborasi ini, kita ingin konektivitas darat yang andal segera terwujud. Jika aksesnya terbuka, urat nadi ekonomi di perbatasan pasti berdenyut lebih kencang," katanya.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#kaltim #kaltara #jalan