KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Hidup sehat hingga usia senja menjadi impian banyak orang. Kelompok peneliti internasional bentukan Dan Buettner, pendiri konsep Blue Zones, berhasil mengungkap rahasia para centenarian—sebutan untuk orang yang hidup hingga usia 100 tahun atau lebih.
Para peneliti mengidentifikasi bahwa konsentrasi penduduk berumur panjang ini berada di wilayah pedesaan seperti Okinawa (Jepang), Ikaria (Yunani), Sardinia (Italia), dan Loma Linda (Amerika Serikat). Menariknya, mereka memiliki kesamaan gaya hidup yang disiplin, mulai dari mengelola stres, aktif bergerak, hingga konsisten mengonsumsi makanan sehat berbasis nabati (plant-based).
Melansir laporan Real Simple, para ahli mengidentifikasi lima makanan pokok yang rutin dikonsumsi para lansia sehat ini demi menjaga kebugaran tubuh mereka hingga satu abad:
1. Polong-polongan Pakar kesehatan, Davis, mengungkapkan bahwa kacang-kacangan, lentil merah, dan buncis menjadi menu utama karena tinggi serat dan protein nabati. Kandungan ini efektif mengontrol kolesterol serta menurunkan risiko penyakit kronis seperti jantung dan kanker.
2. Minyak Zaitun Bahan wajib di dapur para centenarian ini kaya akan lemak tak jenuh, vitamin E, dan vitamin K. Berfungsi sebagai antioksidan kuat, minyak zaitun ampuh mengurangi peradangan sistemik di dalam tubuh.
3. Teh Herbal dan Hijau Masyarakat di wilayah Blue Zones gemar meminum teh yang kaya akan senyawa antioksidan. Konsumsi rutin terbukti memperkuat sistem imun, mendukung kesehatan otak, usus, serta memperlancar metabolisme.
4. Seafood Rendah Lemak Para peneliti menemukan fakta bahwa orang berumur panjang sangat membatasi konsumsi daging merah. Mereka lebih memilih ikan berlemak yang kaya asam lemak omega-3 sebagai agen anti-inflamasi alami untuk kesehatan jantung.
5. Kunyit Ahli demografi Bradley J. Willcox menambahkan, tanaman herbal seperti kunyit sering dikonsumsi karena kaya fitonutrien dan kurkumin. Zat aktif ini bekerja aktif menekan peradangan dan merawat fungsi kognitif otak.
Dengan membatasi alkohol dan hanya mengonsumsi makanan manis saat perayaan besar, pola makan ini terbukti menjadi kunci utama bagi masyarakat global untuk mencapai umur panjang dalam kondisi prima.(*)
Editor : Thomas Priyandoko