Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perahu Karam di Sungai Jelau, Kutai Barat, Satu Karyawan Sawit Dilaporkan Meninggal Dunia

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 20 November 2024 | 14:09 WIB
NAHAS: Korban RS saat dibawa ke Puskesmas Belusuh.
NAHAS: Korban RS saat dibawa ke Puskesmas Belusuh.

KALTIMPOST.ID - Insiden kembali terjadi di wilayah kerja PT Aneka Reksa International (ARI) di Kampung Muara Kelawit dan Kampung Bentas, Kecamatan Siluq Ngurai, Kutai Barat. Insiden kali ini melibatkan satu unit perahu yang digunakan untuk menyeberang dan dilaporkan tenggelam.

Petinggi Kampung Bentas, Abed Nego,mengungkapkan pihaknya menerima laporan ada karyawan perusahaan sawit PT ARI dilaporkan tenggelam saat mencoba menyeberang Sungai Jelau, sekira pukul 09.00 Wita, Rabu (20/11/2024).

"Berdasarkan keterangan sementara, lima orang karyawan tersebut berangkat kerja ke areal PT ARI, setiba di lokasi PT ARI, salah seorang karyawan ( RS) disengat tawon," terang Abed Nego.

Ia melanjutkan, keempat rekannya saat itu berusaha menolong dan mengevakuasi RS ke fasilitas kesehatan terdekat. Mereka mencoba menyeberangi Sungai Jelau mengunakan perahu.

"Namun entah bagaimana, apakah over kapasitas, saat menyeberang perahu yang digunakan tenggelam. Empat orang berhasil menyelamatkan diri. Namun nahas karyawan yang disengat tawon dalam kondisi pingsan sehingga langsung tenggelam bersama perahu," lanjutnya.

Empat korban selamat segera memberitahukan warga sekitar. Warga bersama aparat kampung melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Jelau.
Akhirnya sekira pukul 14.00 Wita korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ini korban sudah dibawa ke Puskesmas Belusuh untuk penanganan lebih lanjut. Informasi tenggelamnya perahu saat menyeberangi Sungai Jelau ini dibenarkan Kapolsek Siluq Ngurai Iptu Muhamad Safi'i melalui Banit Reskrim Polsek Siluq Ngurai, Bripka Lukas.

"Ya benar ada terjadi peristiwa tersebut, korban sudah ditemukan," ungkapnya singkat. (*)

 

Editor : Duito Susanto
#meninggal dunia #perahu #karam #Kutai Barat