KALTIMPOST.ID, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani berkomitmen memenuhi salah satu janji kampanyenya kepada warga, yakni menuntaskan proyek Pembangunan Jembatan ATJ.
Setelah hampir satu dekade berhenti di 2015 pada masa pemerintahan Bupati FX Yapan, Jembatan ATJ yang mulai dibangun pada 2012 terhenti pembangunannya.
Kini Pemerintah Kubar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) memulai langkah positif ke arah penyelesaian pembangunan jembatan ATJ dengan melelang Redesain Pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR, Leonard Yudiarto melalui Kabid Bina Marga, Yohanes Saw mengatakan redesain pembangunan Jembatan ATJ sudah dilelang.
"Saat ini sudah pada tahap pengumuman kualifikasi.Bisa dicek di LPSE Kubar,” ujarnya, Rabu (9/7).
Lanjutnya untuk nilai harga perkiraan sendiri (HPS) Redesain Pembangunan Jembatan ATJ mencapai Rp 3 miliar, yang diambil dari APBD Murni 2025 Pergeseran ke-2.
Yohanes Saw menerangkan bahwa detail engineering design (DED) berupa dokumen teknis, gambar, perhitungan volume hingga RAB ditargetkan tuntas di akhir 2025, sehingga pelaksanaan fisik pembangunan dapat diusulkan pada APBD Tahun Anggaran 2027.
"Ya ini wujud komitmen Pemkab Kubar yang dalam visi misinya menyelesaikan pembangunan jembatan ATJ," tandasnya.
Editor : Hernawati