Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Proyek Jalan Sp Belusuh–Batas Kalteng Dikebut, Produksi Box Culvert Resmi Dimulai

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 17 April 2026 | 08:48 WIB
Produksi box culvert dimulai untuk mendukung proyek preservasi jalan Sp Belusuh–Batas Kalteng, guna memperkuat sistem drainase dan mencegah genangan air.
Produksi box culvert dimulai untuk mendukung proyek preservasi jalan Sp Belusuh–Batas Kalteng, guna memperkuat sistem drainase dan mencegah genangan air.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Upaya mempercepat pekerjaan preservasi ruas jalan Sp Belusuh–Batas Kalimantan Tengah terus dilakukan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur kini memasuki tahap penting dengan memulai produksi box culvert.

Pengecoran elemen beton pracetak (precast) ini menjadi solusi permanen untuk mengatasi persoalan drainase yang selama ini kerap memicu genangan air dan merusak badan jalan.

Struktur drainase yang diproduksi memiliki dimensi 1,5 meter x 1,5 meter. Desain ini disesuaikan dengan kebutuhan untuk menampung debit air tinggi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Viral Keributan di Polresta Balikpapan, Kapolda Kaltim Ungkap Fakta Mengejutkan

Metode pracetak dipilih karena dinilai mampu menjaga presisi ukuran sekaligus mempercepat proses pengerjaan di lapangan, tanpa mengurangi standar mutu beton.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.9 BBPJN Kaltim, Joko Sidik, mengatakan pembangunan sistem drainase menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas antarwilayah.

Menurutnya, kualitas drainase sangat berpengaruh terhadap umur pakai jalan.

“Pengecoran box culvert ini merupakan langkah strategis untuk menangani titik rawan genangan di ruas Sp Belusuh hingga batas Kalteng. Dengan ukuran 1,5 meter, kapasitas saluran diharapkan mampu menahan limpasan air saat curah hujan tinggi, sehingga badan jalan tetap kering dan tidak cepat rusak,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Di sisi lain, PT Bumi Karsa sebagai kontraktor pelaksana memastikan setiap unit beton yang diproduksi telah melalui pengujian kualitas secara ketat.

Percepatan produksi juga dilakukan agar proses pemasangan di titik-titik krusial dapat segera dilaksanakan.

Kepala Bagian Teknik PT Bumi Karsa, Lalu Syamsul Watoni, menjelaskan bahwa penggunaan beton bertulang tidak hanya mempertimbangkan fungsi drainase, tetapi juga kekuatan terhadap beban kendaraan.

“Precast box culvert ini memiliki keunggulan dari sisi ketahanan struktur dan efisiensi waktu pemasangan. Setelah beton mencapai umur rencana, kami akan segera melakukan mobilisasi dan instalasi di lapangan agar gangguan terhadap arus lalu lintas dapat diminimalkan,” jelasnya.

Baca Juga: Mau Bergabung ke Program Tanoto Foundation Fellowship 2026? Ini Syarat, Jadwal Pendaftaran dan Seleksi hingga Benefit yang Didapat Para Peserta

Setelah tahap pengecoran rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penyambungan antarsegmen (jointing), serta penataan saluran inlet dan outlet agar sistem drainase terintegrasi secara optimal.

Ke depan, proyek preservasi ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran konektivitas ekonomi dan transportasi masyarakat, khususnya di Kecamatan Bentian Besar hingga perbatasan Kalimantan Tengah.

Dengan infrastruktur yang lebih baik, mobilitas warga di kawasan tersebut diharapkan menjadi lebih aman, lancar, dan berkelanjutan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#box culvert #drainase #proyek jalan #BBPJN Kaltim #Sp Belusuh hingga Batas Kalteng